Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Cerita Pelajar SMA Saat Ajari Anak SD Tidak Bisa Baca

Senin, 31/07/2017 09:59:53

Jakarta Irpan dan Anisa merupakan pelajar SMA yang terpilih menjadi Pengajar Jelajah Nusa 2017 yang diselenggarakan oleh Ultra Milk bersama Indonesia Mengajar. Health-Liputan6.com, berkesempatan untuk berbincang langsung dengan keduanya.

Di desa Baya, Banggai, Sulawesi Tengah, Irpan dan Anisa menghabiskan waktu seminggu untuk bersosialisasi, mengajar, sekaligus berwisata bersama anak-anak dari SDN 2 Inpres Baya.

Sebelum menginjakkan kaki di daerah tersebut, keduanya lebih dulu mengikuti tes secara tertulis dan lisan. "Pendaftarannya itu harus isi biodata diri pribadi, terus mengisi esai," tukas Irpan saat ditemui di Tugu Kunstkring Paleis, Menteng, ditulis Jumat (14/7/2017). .

Irpan menuturkan, pertama-tama setiap anak yang ikut harus menyebutkan prestasinya kemudian apakah aktif berorganisasi dan melaporkan bila memiliki penyakit.

Irpan yang baru naik kelas 2 SMA ini memang sudah mengantongi sejumlah prestasi. Salah satunya, Olimpiade Sains Nasional dan ikut tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di sekolahnya. Meski ada lebih dari 5.000 pendaftar, tapi Irpan tidak pesimis dan tidak juga ambisius.

"Nah saya mengisi itu sebagai pengisi rasa bosan untuk menunggu penilaian akhir tahun kan, jadi khawatir enggak (ada) kalau diterima ya bagus kalau enggak ya sudah," katanya.

Namun Irpan nyatanya terpilih menjadi salah satu Pengajar Jelajah Nusa 2017. Dan ikut mengajar anak-anak SD di desa Baya selama enam hari.

Saat menceritakan pengalaman disana, Irpan teringat dengan salah satu anak bernama Nuril yang memiliki keterbatasan fisik.

"Dia memiliki karakterisitik yang lucu, semangatnya tinggi juga dan rasa ingin tahu tinggi, tapi dia punya keterbatasan. Lidahnya pendek. Tapi dia minta diajari baca buku sama saya," katanya.

Membantu Nuril membaca agak gampang-gampang sulit, kata Irpan. Tapi, bocah umur 15 tahun ini tidak menyerah membantu Nuril belajar membaca. Ia menggunakan metode pengajaran yang ada dalam Islam.

"Dalam islam kan ada Iqra dan baru Al-Quran, nah saya menggunakan metode itu dulu. Pertama pengenalan huruf dan hebatnya aspek continue learning Nuril cukup tinggi juga, menurut saya jadi sangat sayang kalau potensi itu dibiarkan saja apalagi untuk mereka yang di pelosok," katanya.

Tidak bisa baca

Berada di lokasi yang sama, Anisa Sopiah atau Ica, siswi asal Bengkulu memiliki pengalaman yang tak kalah berkesan dengan Irpan.

Ica yang berasal dari SMA 5 Bengkulu ini mengaku tertarik mengikuti aksi positif mengajar karena ingin membuktikan secara langsung fakta pendidikan di pelosok seperti Aceh Utara, Natuna dan Banggai, sekaligus menambah pengetahuan terhadap budaya.

Ica menemukan fakta, kemampuan membaca anak SD khususnya kelas 5 dan 6 masih sangat kurang. Bahkan tak sedikit murid yang benar-benar belum bisa baca.

"Kita kan bertanya kok bisa, belum bisa baca tapi naik kelas, nah itu banyak pertimbangan, kata guru disana. Di sana kita panggil guru dengan sebutan Encisalah satunya si anak ini rajin sekolah dibanding teman-temannya dan dia juga rajin mencatat. Rasanya kalau tidak menaikkan dia itu menggugurkan semangat dia untuk sekolah," ujarnya.

Ica mengungkap, penyebab anak yang tidak bisa membaca rupanya akibat terlalu sering diolok-olok oleh teman lainnya yang sudah fasih membaca. Pika misalnya, sebut Ica. Anak kelas 4 SD itu salah satu anak yang berulang kali tidak naik kelas karena tidak bisa membaca.

"Pika badannya besar Kak, dia sudah berulang kali enggak naik kelas. Kalau disuruh baca, dia diam saja dan malu karena dia sudah tahu akan dibully sama teman-temannya," kata Ica.

Pika hanyalah salah satu anak dari anak-anak yang lain yang tak bisa membaca. Tapi, menurut Ica, kehadiran pengajar muda sepertinya, Irpan dan teman-teman lain menjadi pengalaman tersendiri baginya dan anak-anak lain di pelosok

Posting oleh Desi Eri K 3 tahun yang lalu - Dibaca 9208 kali

 
Tag : #MBS #PSM #minatbaca #gerakanliterasi #peransiswa

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 22/06/2020 21:57:41
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 tengah...

Senin, 15/06/2020 09:57:35
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti KBM Tatap Muka

Jakarta -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan dimulainya tahun ajaran baru bukan...

7 Pilar MBS
MBS portal
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen peserta didik berbasis sekolah adalah pengaturan peserta didik yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan peserta didik di sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah   A n s a r Universitas Negeri Gorontalo   Abstrac: School Based Management (SBM) is a gift of freedom (autonomy) to the school to take care of everything related to the operation of the school in order to achieve goals...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas Awal
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas...
5 tahun yang lalu - dibaca 64057 kali
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
7 tahun yang lalu - dibaca 42324 kali
Panduan Advokasi dan Lokakarya Penyusunan Rencana Kegiatan, Anggaran, Supervisi dan Monitoring Program MBS
Panduan Advokasi dan Lokakarya...
7 tahun yang lalu - dibaca 22237 kali
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah dan Masyarakat
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah...
7 tahun yang lalu - dibaca 19204 kali
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
5 tahun yang lalu - dibaca 41763 kali
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
5 tahun yang lalu - dibaca 41913 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
7 tahun yang lalu - dibaca 36600 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
7 tahun yang lalu - dibaca 46267 kali
Info MBS
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas Biaya Pendidikan  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas...
1 tahun yang lalu - dibaca 5347 kali
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492 Triliun, Terbesar untuk Agama
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492...
2 tahun yang lalu - dibaca 8094 kali
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi Remaja Hebat
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi...
2 tahun yang lalu - dibaca 6552 kali
"Bersiaplah... Pendaftaran SNMPTN...
2 tahun yang lalu - dibaca 8636 kali
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah Dunia Pendidikan di Indonesia
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah...
2 tahun yang lalu - dibaca 8226 kali
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan Vokasi Butuh Suntikan Beasiswa!
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan...
2 tahun yang lalu - dibaca 6454 kali
Berdayakan SMK, Mendikbud Siapkan...
2 tahun yang lalu - dibaca 9189 kali
Generasi Milenial Jangan Takut Bereksperimen
Generasi Milenial Jangan Takut...
3 tahun yang lalu - dibaca 8829 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.55 Mb - Loading : 4.09395 seconds