Kabar Terbaru dengan topik Modul Dan Pedoman
2016
Aug
22

Partisipasi Cegah Kekerasan dalam Pendidikan

oleh Desi Eri K 0 Komentar 7018 dibaca


JAKARTA – Meski masa orientasi siswa tahun ini sudah ditiadakan, kekerasan dalam pendidikan masih ditemui di lingkungan sekolah. Tak hanya siswa, belakangan guru juga menjadi korban kekerasan dari orangtua peserta didik yang tidak terima anaknya dihukum. Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti menjelaskan, pendidikan harus bebas dari kekerasan meskipun dalam rangka mendisiplinkan anak. Guna mencegah hal tersebut, guru perlu membuat kesepakatan dengan siswanya di awal pertemuan. "Saya tahu guru juga manusia yang ada batas kesabaran terhadap anak. Tetapi semua itu bisa dikomunikasikan, misalnya dengan membuat kesepakatan sebelumnya," ujarnya dalam jumpa pers Masyarakat Peduli Pendidikan di Kantor LBH Jakarta, Kamis (18/8/2016). Selain guru, kepala



2016
Aug
23

Belajar dengan Cara Kreatif Inspiratif Semakin Tumbuh di Maros

oleh Desi Eri K 0 Komentar 8913 dibaca


Maros, Sulsel, Jurnalpost – Untuk membuat penjumlahan dan pengurangan menjadi menarik, pak Azis guru dari SDN 189 Inpres Cambajawa tidak menggunakan cara-cara konvensional lewat yang tertera di buku paket, tapi menggunakan bambu yang sudah dipilah-pilah menjadi seperti tusuk sate. Dengan tambahan gelang karet, anak-anak melakukan penjumlahan dan pengurangan dengan cara bermain. Siswa-siswa menjadi terlibat aktif dalam pembelajaran karena senang dengan permainan tersebut. “Mereka merasa seperti mau menjual sate,” ujar pak Azis, 20 Agustus 2016. Siswa kelas I didikan ibu Salwati dari SDN 2 Maros sedang praktik menanam biji kacang hijau Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Ibu Badaria dari SDN 178 Bontoa Maros, mengajar siswa kelas IV mengarang dengan cara efektif dan sederhana.



2016
Aug
25

Guru Diminta Arahkan Siswa Ciptakan Aplikasi Inovatif

oleh Desi Eri K 0 Komentar 11595 dibaca


Metrotvnews.com,Yogyakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong para guru berinovasi dalam mengajarkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). "Guru jangan sekadar mengajarkan TIK, tapi harus bisa memacu siswa untuk bisa membuat aplikasi yang inovatif," kata Direktur Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Septriana Tangkary, saat memberikan pelatihan Agen Perubahan Informatika untuk Internet Cerdas, Kreatif, Produkstif (CAKAP) di Yogyakarta, Rabu (24/8/2016).Menurutnya, generasi muda Indonesia saat ini sudah sangat melek teknologi dan internet. Sudah seharusnya para siswa dibimbing untuk bisa menciptakan hal-hal baru di bidang TIK. "Ini harus ditangkap sebagai peluang positif. Sudah banyak siswa Indonesia yang berprestasi menciptakan



2016
Aug
26

Ini Dia Pak Khasbi, Dari Pelosok yang Menjadi Guru Berprestasi Se-Jateng

oleh Desi Eri K 0 Komentar 11937 dibaca


PURBALINGGA - ‘Tidak tahu belajarlah, tidak bisa bersungguh-sungguhlah, mustahil, cobalah’, begitu prinsip hidup dari Khasbi Istanto, guru MI NU 2 Tangkisan, Mrebet, Purbalingga. Lewat karyanya dalam pengembangan pendidikan inovatif, Kasbi Istanto memenangi kompetisi guru berprestasi Kementerian Agama (Kemenag) tingkat Jawa Tengah di Grand Wahid Salatiga, Kamis (18-21/8).   Khasbi mengaku unsur yang paling unggul dalam kompetisi tersebut adalah penilaian terhadap karya inovasinya yang berbasis pada pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Dari tahun 2013, setelah dilatih oleh USAID PRIORITAS, saya menjadi tersadar bahwa menggunakan media berbasis lingkungan sebagai sumber belajar bagi siswa sangat efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.   “Sejak saat itu sampai



2016
Aug
29

Guru Sebagai Pemimpin Pembelajaran

oleh Desi Eri K 0 Komentar 14913 dibaca


Pemimpin adalah orang yang dapat menyelesikan  sesuatu melalui aktivitas orang-orang. Pemimpin dapat mendorong orang bekerja karena dorongan dari dalam dirinya.  Guru sebaiknya memiliki kecakapan memimpin, artinya dapat  mempengaruhi, mengarahkan, membimbing, memotivatasi siswa agar dapat belajar dengan target prestasi tertinggi.  Siswa belajar tanpa merasa diperintah. Mengajar merupakan serangkaian proses pendidikan untuk membantu siswa lebih memahami dan menguasai sesuatu.  Guru mendorong siswa  terus belajar bagaimana seharusnya belajar yang efektif. Guru meningkatkan kewirausahaan belajar siswa. Guru dalam kelas berperan sebagai pemimpin. Tugasnya adalah mempengaruhi siswa melalui pengembangan  organization of learning atau pengorganisasian pembelajaran.  Sukses pembelajaran



2016
Aug
30

Dinas Pendidikan Tangsel Berikan Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah

oleh Desi Eri K 0 Komentar 11542 dibaca


Dinas Pendidikan Tangsel Berikan Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar mendapatkan Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah kepada 16 sekolah yang berasal dari Kecamatan Serpong Utara dan Kecamatan Setu di Resto Kampung Anggrek, Serpong. Pelatihan tersebut dihadiri oleh 85 peserta yang terdiri atas guru, kepala sekolah, pengawas dan komite sekolah.  Pelatihan ini untuk memperkuat mutu sekolah dengan melibatkan semua pihak dalam pembelajaran berkualitas. Menurut Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kota Tangsel Didi Sutisna, pelatihan manajemen sekolah lebih menitikberatkan peran kepala sekolah dan pengawas untuk mengadakan supervisi informal dan observasi sekolah. “Hal ini dilakukan agar guru



2016
Sep
01

Pondok Pesantren Harus Bisa Kembangkan Pendidikan Berbasis Teknologi

oleh Desi Eri K 0 Komentar 6396 dibaca


Direktur Eksekutif Reform Institut, Yudi Latif menilai kemandirian pesantren sebagai pusat pendidikan Islam berbasis kemandirian ekonomi, semakin goyah seiring lemahnya dukungan internal lingkungan pondok pesantren, yang menjadi harapan dalam pengembangan sistem pendidikan. "Daya kemandirian pesantren sudah goyah, seiring lemahnya dukungan ekonomi dari kekuatan santri pedagang yang umumnya membantu kelangsungan hidup pondok pesantren, " kata Yudi Latif usai peluncuran buku pendidikan Islam di Asia Tenggara dan Asia selatan, di Gedung JMC Jakarta, Selasa(25/04). Menurutnya, untuk mengatasi masalah internal, pondok pesantren saat ini memiliki kecenderungan merubah paradigma, dari sistem kurikulum pendidikan murni menjadi sentra produksi. Hal ini, sejalan dengan menurunnya aktualisasi



2016
Sep
02

"Ospek" Harus Membentuk Karakter Siswa, Tanpa Kekerasan

oleh Desi Eri K 0 Komentar 17815 dibaca


JAKARTA, KOMPAS.com - Program pengenalan kampus saat ini sudah harus jauh dari gaya orientasi pengenalan kampus atau ospek yang melibatkan kekerasan fisik dan mental sehingga menjadi momok mahasiswa dan orang tua. Hal itu sesuai himbauan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek DIKTI) melalui Keputusan Dirjen Dikti No.25/DIKTI/Kep/2014 tentang Panduan Umum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi mahasiswa baru. "Yang dibutuhkan sekarang itu bisa mendidik mahasiswa agar memiliki karakter, integritas berlandaskan moral dan etika bangsa. Karena itu, pengenalan kampus di sini tidak hanya mengarahkan mahasiswa untuk sekadar menguasai teknologi baru, hardskill, tapi juga memiliki softskill yang mumpuni," kata Rektor Universitas Nasional, Dr. El Amry Bermawi Putera, pada



2016
Sep
08

SMP 4 Kota Jambi Kerja Keras Raih ‘Adiwiyata’ Lingkungan Hidup

oleh Desi Eri K 0 Komentar 11927 dibaca


Untuk mempertahankan dan meraih kesuksesan ‘Adiwiyata Award’ pada 2012 ini dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Pihak majelis guru dan pengelola sekolah serta anak didik dilingkungan Sekolah Standar Nasional SMP Negeri 4 Kota Jambi yang berlokasi di Jalan Abdul Muis, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Jambi Selatan dalam mewujudkan sebuah sekolah yang berwawasan lingkungan dan sehat, semua pihak terus melakukan upaya-upaya nyata melalui beragam kegiatan partisipatif aktif, dan salah satunya berkerja keras mempertahankan dan mewakili Provinsi Jambi untuk tingkat nasional. Salah satu indikator keberhasilan Sekolah Standar Nasional SMP Negeri 4 Kota Jambi meraih predikat sebagai Sekolah Berwawasan Lingkungan dalam program Adiwiyata kali ini, Kepala Sekolah



2016
Sep
13

MENGGAGAS MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS NILAI-NILAI PESANTREN

oleh Desi Eri K 0 Komentar 7252 dibaca


Selain sebagai wahana strategis merubah masa depan, pendidikan juga mempunyai hubungan dialektikal dengan transformasi sosial dan arah pembangunan bangsa. Mulyasa (2003) menegaskan bahwa pendidikan merupakan icon yang sangat signifikan dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa, dan wahana yang tepat untuk menyampaikan pesan-pesan konstitusi, serta sarana dalam membangun watak atau karakter bangsa (Nation Character Building). Tentu saja, posisi strategis ini harus dipertahankan dan dikembangkan seiring dengan perkembangan peradaban dunia, lebih-lebih dalam era industrialiasasi modern yang ditandai dengan pesatnya kamajuan dunia teknologi dan informasi yang semakin canggih. Di tambah lagi isu-isu globalisasi, humanisasi, dan demokratisasi yang terus bergulir mempengaruhi



Bacaan Lainnya
Rabu, 13/11/2013 19:56:10
Kurikulum 2013: Siswa Lebih Aktif Kreatif: Pembelajaran Tematik Meningkatkan Kreativitas Siswa

Kurikulum 2013 Siswa Lebih Aktif Kreatif Pembelajaran Tematik Meningkatkan Kreativitas Siswa. Kementerian Pendidikan...

Minggu, 07/12/2013 13:06:42
1. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah

a. Konsep DasarManajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang...

Minggu, 01/12/2013 16:03:53
Rekonstruksi Mutu Sekolah melalui Rehabilitasi Sekolah

Sekolah merupakan salah satu dari tiga pilar pendidikan yang mengangkat mutu pendidikan Indonesia (tiga pilar lainnya...

Minggu, 30/11/2013 20:02:37
Managing Basic Education (MBE)

Mudah-mudahan informasi mengenaiManajemen Berbasis Sekolah(MBS),Pelajaran Aktif, Kreatif, Efektif yang...

Rabu, 13/11/2013 19:51:36
Beberapa Temuan Hasil Penelitian Tentang MBS (Manajemen Berbasis Sekolah)

Orangtua murid masih merasa dipinggirkan dalam penentuan jenis pungutan sekolah(Sudaryatmo, Yayasan Lembaga Konsumen...

Minggu, 14/11/2015 06:12:58
Pendidikan Karakter

Dalam tataran teori, pendidikan karakter sangat menjanjikan bagi menjawab persoalan Pendidikan di Indonesia. Namun...


Terbaru
Mengagumkan, Sururi dengan Kudanya Ajak Anak-Anak Gemar Membaca
Mengagumkan, Sururi dengan Kudanya Ajak...
4 tahun yang lalu - dibaca 9719 kali
MBS Kunci Pengembangan Sekolah
MBS Kunci Pengembangan Sekolah
4 tahun yang lalu - dibaca 14166 kali
Sekolah Berkualitas Butuh Dukungan Komitmen komite Sekolah
Sekolah Berkualitas Butuh Dukungan...
4 tahun yang lalu - dibaca 9330 kali
Mendikbud Muhadjir: Siswa Harus Dibekali Keterampilan
Mendikbud Muhadjir: Siswa Harus...
4 tahun yang lalu - dibaca 6547 kali
Pendidikan Kejujuran, Pemerintah Harus Gandeng Keluarga dan Sekolah
Pendidikan Kejujuran, Pemerintah Harus...
4 tahun yang lalu - dibaca 6996 kali
Tingkatkan Kemampuan Speaking Siswa Dengan Permainan Rakyat
Tingkatkan Kemampuan Speaking Siswa...
4 tahun yang lalu - dibaca 5921 kali
Mendikbud: Pendidikan Harus Melibatkan Keluarga dan Masyarakat
Mendikbud: Pendidikan Harus Melibatkan...
4 tahun yang lalu - dibaca 5590 kali
Mengelola Budaya Baca Tanggung Jawab Semua Pihak
Mengelola Budaya Baca Tanggung Jawab...
4 tahun yang lalu - dibaca 11822 kali
Program Bandung Masagi, Dekatkan Siswa Lewat Pendidikan Karakter
Program Bandung Masagi, Dekatkan Siswa...
4 tahun yang lalu - dibaca 13333 kali
5 Tujuan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Peserta Didik Baru SD/SMP/SMA/SMK
5 Tujuan Pengenalan Lingkungan Sekolah...
4 tahun yang lalu - dibaca 13037 kali