Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Generasi Milenial Jangan Takut Bereksperimen

Jum'at, 05/01/2018 22:21:35

05generasi milenia.jpg


KOMPAS.com – Festy Fidia Siswanto prihatin dengan cara pengemasan kopi luwak di sebuah tempat di Ciwidey, Bandung yang berisiko menyebabkan kecelakaan pada karyawannya manakala beraktivitas.

Pasalnya, mereka harus memotong pembungkus aluminium secara manual, sementara berat material yang digunakan tersebut bisa berton-ton.

Festy lantas mendapat ide. Mahasiswa semester VII jurusan Teknik Informatika Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) ini memutuskan untuk menciptakan meja pemotong yang bisa digunakan dalam produksi pengemasan kopi luwak.

Meja pemotong yang didesain khusus oleh Festy dan teman-temannya ini kemudian dinilai sangat bermanfaat bagi para pekerja, bukan hanya untuk mengurangi risiko melainkan juga untuk meningkatkan produktivitas.

Tak hanya menolong para pekerja, lebih menggembirakan lagi, karya itu mengantarkan Festy dan teman-temannya sebagai pemenang pertama dalam ajang International Project Session yang diikuti peserta gabungan dari Indonesia, Malaysia dan Korea.

 

Festy saat merancang meja pemotong pembungkus kopi luwak. Penemuannya ini berhasil mengantarkan Festy dan tim menjuarai ajang International Project Session yang diikuti peserta gabungan dari Indonesia, Malaysia dan Korea.
Festy saat merancang meja pemotong pembungkus kopi luwak. Penemuannya ini berhasil mengantarkan Festy dan tim menjuarai ajang International Project Session yang diikuti peserta gabungan dari Indonesia, Malaysia dan Korea.(Dok. Festy Fidia Siswanto)

 

Hasil temuannya ini bahkan berhasil menarik perhatian Pusan National University Korea, sehingga Festy dan tim diundang ke sana untuk mempresentasikan alat tersebut.

Tidak hanya berhenti di inovasi ini, kreativitas Festy di berbagai hal lainnya, membuka peluangnya dalam menerima berbagai penghargaan dari kompetisi-kompetisi lain yang ia ikuti, di antaranya sebagai lima finalis terbaik untuk kategori pengembangan perangkat lunak (software development) yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada dan menjadi sepuluh finalis terbaik dalam pembangunan platform Android yang diselenggarakan Universitas Dian Nuswantara.

Prestasi terakhir yang berhasil ia raih adalah sebagai juara 3 dalam kategori Independent Millennials Challenge sekaligus Best Idea di Future Leaders Summit 2017 yang diselenggarakan oleh salah satu bank terkemuka di Indonesia.

“Sebagai bagian dari generasi milenial, saya memiliki banyak ketertarikan dalam berbagai bidang dan ingin mencoba menjajal kompetensi diri dengan mengikuti berbagai lomba yang diselenggarakan. Semua kesempatan tersebut memperkaya pengalaman, pengetahuan dan tentunya mengembangkan jejaring yang kelak akan berguna saat saya masuk ke dalam dunia pekerjaan,” kata Festy.

Tak hanya menyiapkan diri dalam menghadapi persaingan dunia kerja kelak, Festy juga sudah mulai mengasah kemampuan berbisnisnya. Saat ini Festy bersama seorang temannya sudah memiliki usaha mikro yaitu berjualan bantal berdesain khusus.

 

Bantal hasil produksi Festy dan kawannya.
Bantal hasil produksi Festy dan kawannya.(Dok. Festy Fidia Siswanto)

 

Proses produksi seperti merancang model hingga proses pemasaran ke konsumen dilakukan sendiri oleh Festy dan temannya.

“Berniaga juga selalu menjadi kegemaran saya yang tidak bisa dibendung. Hitung-hitung saya bisa belajar menjadi pengusaha di level yang sangat mikro, sebelum nantinya bisa meningkatkan diri ke skala yang lebih besar,” ujarnya.

Festy juga rajin berbagi ide yang bisa membantu generasinya mencapai kemerdekaan finansial.

Aplikatif dan Inovatif

Sosok Festy menjadi bukti bahwa politeknik tidak sekedar mendidik mahasiswa untuk memahami konsep dan pengetahuan, atau sebatas menerapkan proposisi umum berbasis teori dan pustaka.

“Sesuai karakteristik pendidikan politeknik, mereka belajar memahami secara tepat apa yang diperlukan untuk kepentingan kerja, berpraktik, mendemonstrasikan pengetahuan praktis dan prosedural,” jelas Direktur Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Mahasiswa, Kemristekdikti Dr. Paristyanti Nurwardani.

Tidak heran jika mahasiswa seperti Festy sadar bahwa keterampilan dapat dibangun di mana pun. Melalui pendidikan yang ia dapatkan pula, pengetahuannya seputar dunia bisnis lebih cepat dapat diaplikasikan secara nyata.

Untuk membuka akses lebih luas dan memajukan kualitas keluaran pendidikan politeknik, pemerintah melalui Kemristekdikti pun menggagas Program Pengembangan Pendidikan Politeknik (Polytechnic Education Development Project/PEDP) yang juga didukung oleh Asian Development Bank dan Pemerintah Kanada, dimana PENS menjadi salah satu institusi yang dikembangkan di antara 34 politeknik negeri dan swasta lainnya.

“Secara garis besar, program yang telah berjalan sejak 2012 ini mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pendidikan politeknik membentuk tenaga kerja siap pakai, yang memenuhi kompetensi sesuai standar kinerja di dunia kerja dan industri untuk menjawab tantangan pasar bebas”, tutup Paristyanti.




http://edukasi.kompas.com/read/2017/12/29/09010091/generasi-milenial-jangan-takut-bereksperimen

Posting oleh Desi Eri K 3 tahun yang lalu - Dibaca 9324 kali

 
Tag : #generasimilenia #PSM #peranmahasiswa #kreatifitassiwa

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 10/08/2020 13:47:18
Manajemen Pendidikan Ikut Tentukan Mutu Sekolah

Peningkatan mutu lulusan sekolah tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan prasarana di sekolah, tetapi juga...

Selasa, 04/08/2020 09:12:57
New Normal Sekolah, Antara Sif Belajar dan Modifikasi Materi

Kehidupan new normal di sekolah dan kampus dinilai mesti diatur secara rinci dengan melibatkan sumber daya yang tak...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
7 tahun yang lalu - dibaca 74649 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
7 tahun yang lalu - dibaca 56103 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
7 tahun yang lalu - dibaca 83800 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
7 tahun yang lalu - dibaca 62006 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
5 tahun yang lalu - dibaca 60601 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
5 tahun yang lalu - dibaca 69655 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
7 tahun yang lalu - dibaca 60718 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
7 tahun yang lalu - dibaca 44778 kali
Info MBS
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak...
2 minggu yang lalu - dibaca 83 kali
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
1 bulan yang lalu - dibaca 158 kali
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
2 bulan yang lalu - dibaca 342 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
2 bulan yang lalu - dibaca 419 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
2 bulan yang lalu - dibaca 518 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
2 bulan yang lalu - dibaca 687 kali
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
5 bulan yang lalu - dibaca 1225 kali
Mendikbud Tetapkan Empat Pokok...
8 bulan yang lalu - dibaca 2113 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.52 Mb - Loading : 3.76316 seconds