Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Saling Adu Kecepatan Robot

Kamis, 30/11/2017 13:42:44

Lebih dari 100 tim robot line follower beradu tangkas kecepatan robot di Gedung Soetardjo Universitas Jember Minggu(26/11). Robot tersebut terdiri dari dua tipe, analog dan microcontroller. Microcontroller menggunakan program, sedangkan analog hanya mengandalkan motor.

“Untuk SMP kategori robot line follower analog,” kata Muhammad Rezi, ketua panitia lomba robot line follower tingkat nasional. Robot yang dibawa oleh semua tim lomba memiliki keunikan dan kecepatan tersendiri. Ada yang sulit mencapai garis finish dan sebaliknya. 

Garis yang ditentukan oleh panitia Robot Line Follower memang tak mudah. Sebab tak hanya berbelok-belok, tetapi juga garis zig-zag yang kerap membuat robot kembali ke arah start. Sehingga harus mengulang kembali dari awal.


 

Robot tersebut saling bergantian beradu cepat mengikuti garis. Kemudian menaiki tanjakan dan turun kembali. Sayangnya, banyak robot yang kehilangan arah saat berada di garis yang sangat sulit. “Siapa yang cepat mengikuti garis, dia yang menang,” tambah Rezi.

Menurut dia, kompetisi Robot Line Follower tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan pelajar di bidang teknik elektro. Sehingga memiliki wawasan yang cukup luas dalam mengembangkan ilmu tersebut. “Kompetisi ini rutin kami gelar setiap tahun,” akunya. 

Ada sekitar 62 tim sebagai peserta kategori analog, dan 69 tim dari tingkat SMA dan mahasiswa di kategori microcontroller. “Microcontroller lebih sulit  karena  dijalankan oleh program, kecepatannya bisa diatur,” terang mahasiswa Prodi elektro Fakultas Teknik Unej tersebut.

Dia menjelaskan membuat robot line follower membutuhkan keterampilan khusus. Beberapa komponen di dalamnya meliputi IC, LCD, push botton, sensor cahaya, LED dan lainnya. Semua itu dirakit dengan keterampilan yang telah dimiliki pelajar. 

Bahkan, agar bisa mengikuti garis, sensor harus kuat. Sehingga bisa selesai sampai garis finish. Sayangnya, banyak robot line follower peserta yang gugur karena tidak bisa mengikuti garis secara tepat dan cepat. 

Banyak pelajar yang sudah memiliki kemampuan membuat robot line follower. Namun, agar mereka lebih semangat, karya robot tersebut dikompetisikan. “Ini proses bisa membuat robot dari yang paling sederhana,” tuturnya.

Di Jember, lanjut dia, event kompetisi line follower tersebut hanya dilakukan di Universitas Jember. harapannya, bisa merangsang pelajar agar meningkatkan kemampuan di bidang elektro. “Kami ada Sembilan tim dari MTsN Pasuruan,” kata Fahrudin, salah satu peserta.

Dia mengaku bukan kali pertama mengikuti lomba line follower, tetapi sudah yang ketiga. Namun, masih belum mendapatkan juara. “Ingin menambah wawasan mengikuti lomba ini,” tuturnya.

Dia tidak sendiri, tetapi banyak peserta lain yang berasal dari berbagai kabupaten, mulai dari Nganjuk, Kediri, Lamongan, dan lainnya. “Robot kami baru buat, ikut lomba semakin menambah semangat,” pungkasnya. 

(jr/gus/ras/das/JPR)



sumber (https://www.jawapos.com/radarjember/read/2017/11/28/29824/saling-adu-kecepatan-robot)

Posting oleh Desi Eri K 5 tahun yang lalu - Dibaca 35549 kali

 
Tag : #peransekolah #peranpendidikan #PSM

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 08/03/2021 10:49:35
Digitalisasi Percepat Transformasi Layanan Pendidikan

JAKARTA - Sejak pandemi melanda, sekolah-sekolah diliburkan dan kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah....

Selasa, 02/03/2021 09:57:29
KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN PADA GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP JENIS BUDAYA DAN DUKUNGAN ORGANISASI

    Abstract: The study investigates the relation of the readiness for change of an elementary school...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
9 tahun yang lalu - dibaca 115292 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
9 tahun yang lalu - dibaca 90796 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
9 tahun yang lalu - dibaca 129154 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
9 tahun yang lalu - dibaca 98713 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
7 tahun yang lalu - dibaca 97820 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
7 tahun yang lalu - dibaca 116524 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
9 tahun yang lalu - dibaca 97179 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
9 tahun yang lalu - dibaca 75721 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
2 tahun yang lalu - dibaca 20613 kali
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka Kembali Sekolah di Masa Pandemi
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka...
2 tahun yang lalu - dibaca 22537 kali
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak...
2 tahun yang lalu - dibaca 38075 kali
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
2 tahun yang lalu - dibaca 39539 kali
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
2 tahun yang lalu - dibaca 55946 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
2 tahun yang lalu - dibaca 35240 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
2 tahun yang lalu - dibaca 31907 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
2 tahun yang lalu - dibaca 51757 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2022 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.53 Mb - Loading : 5.09212 seconds