Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Program Guru Keahlian Ganda Atasi Kekurangan Guru Produktif

Selasa, 17/10/2017 12:50:04

52SMK produktif.jpg


KOMPAS.com - Program Keahlian Ganda Diklat IN-2 angkatan pertama telah selesai diselengggarakan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika (PPPPTK BOE) Malang.

Kemendikbud menggelar Diklat IN-2 itu pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Sedangkan, uji kompetensi dilakukan pada 18 hingga 19 September 2017.

Sejalan dengan itu, pelatihan juga berlangsung di sejumlah pusat belajar di bawah naungan PPPPTK BOE Malang, khususnya wilayah Indonesia Timur.

Program Keahlian Ganda Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan tersebut bertujuan mengatasi kekurangan guru produktif.

Peserta program tersebut yakni guru mata pelajaran non-produktif, sebagaimana siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (10/10/2017).

Kepala Pusat PPPPTK BOE Malang Dr. Sumarno hadir dan berdialog dengan pada peserta diklat kegiatan Program Keahlian Ganda. Kehadiran orang nomor satu di PPPPTK BOE Malang ini memacu motivasi para peserta diklat.

Bukan hal mudah guru-guru pengampu mata pelajaran non-produktif mempelajari pengetahuan dan keterampilan baru. Namun, para widyaiswara di PPPPTK BOE Malang mampu menyampaikan materi dan mengajarkan keterampilan dengan efektif.

Para widyaiswara mentransfer ilmu pengetahuan secara profesional, sabar, dan tekun. Mereka juga membekali para guru dengan metode pengajaran yang nantinya dapat diterapkan di kelas.

Baca: Saatnya Guru SMK Berubah

Teknik mengajar para widyaiswara patut diacungi jempol. Sebab, mereka pernah mengikuti pendidikan pelatihan khususnya pendidikan vokasi di Swiss maupun Jerman.

Meski berlatar pendidikan non-teknik, para peserta diklat mampu menyerap ilmu pengetahuan dan keterampilan baru.

"Saya akan berusaha matian-matian untuk mengejar materi diklat. Walaupun keinginan Saya masuk ke Audio-Video tapi ternyata masuk ke Multimedia, " ujar salah satu peserta yang tidak disebutkan namanya saat menunggu uji kompetensi.

Sumarno pun dengan terbuka menerima saran dan keluhan peserta diklat. Ia juga tak pelit memberikan solusi persoalan pada para peserta.

Tiga hari setelah diklat,  para peserta mengikuti uji materi kompetensi. Hasilnya, pada umumnya peserta telah memiliki kompetensi. Peserta masih harus mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG).

Upaya keras peserta diklat tidaklah sia-sia, kata Sumarno, guru mata pelajaran non-produktif akhirnya memiliki kompetensi tambahan. Namun, para guru mesti banyak berlatih agar semakin terasah kemampuannya sehingga dapat ditransfer pada siswanya.

 

Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.
Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.

 

Ia berharap para guru tidak hanya pandai merumuskan (berhitung) atau sekedar bercerita, namun dengan program Keahlian Ganda sekaligus guru dapat menguatkan/menerapkan dalam kehidupan nyata pada siswa didik.

“Guru yang belum kompeten akan diberikan treatment sampai guru tersebut mampu dan siap uji kompetensi,” ujarnya.


sumber (http://edukasi.kompas.com/read/2017/10/10/15422111/program-guru-keahlian-ganda-atasi-kekurangan-guru-produktif)

Posting oleh Desi Eri K 3 tahun yang lalu - Dibaca 5525 kali

 
Tag : #PSM #MBS #peranguru #peranSMK #kompetensiguru

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 29/06/2020 07:40:24
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

Pandemi covid-19 di Indonesia, membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menerapkan sistem...

Senin, 22/06/2020 21:57:41
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 tengah...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
7 tahun yang lalu - dibaca 73121 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
7 tahun yang lalu - dibaca 54950 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
7 tahun yang lalu - dibaca 81948 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
7 tahun yang lalu - dibaca 60786 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
5 tahun yang lalu - dibaca 59243 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
5 tahun yang lalu - dibaca 68481 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
7 tahun yang lalu - dibaca 59587 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
7 tahun yang lalu - dibaca 43993 kali
Info MBS
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
5 hari yang lalu - dibaca 33 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
2 minggu yang lalu - dibaca 72 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
3 minggu yang lalu - dibaca 148 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
4 minggu yang lalu - dibaca 187 kali
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
4 bulan yang lalu - dibaca 720 kali
Mendikbud Tetapkan Empat Pokok...
6 bulan yang lalu - dibaca 1565 kali
PPDB 2019 SMP Sistem Zonasi, Nilai USBN...
1 tahun yang lalu - dibaca 5366 kali
Penghapusan Ujian Nasional Tak Otomatis...
1 tahun yang lalu - dibaca 5820 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.54 Mb - Loading : 7.88817 seconds