Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik

Selasa, 26/09/2017 21:20:40

29smk praktik.jpg


 

Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik

 
 
Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.
Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.

 


KOMPAS.com - Program Keahlian Ganda untuk Guru Produktif merupakan salah satu program utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam memberdayakan Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Indonesia.

Pada 2016, Indonesia masih kekurangan guru produktif Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sejumlah 91.86,1 dengan rincian 41.861 di SMK Negeri dan 50.000 di SMK Swasta, seperti siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (18/9/2017).

Untuk memenuhi kekurangan itu, pemerintah menambah guru produktif SMK melalui Program Keahlian Ganda, outsourching guru dari dunia usaha (DU) maupun dunia industri (DI), Program Mahasiswa Magang, dan rekrutmen guru baru pegawai negeri sipil (PNS).

Perubahan kebutuhan tenaga guru produktif di SMK, mau tidak mau harus menyesuaikan kebutuhan dunia usaha dan industri. Caranya, dengan menyelenggarakan program keahlian agar penyelenggaran pendidikan di SMK menjadi efektif dan efisien.

Baca: Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing

Perubahan tugas mengajar mata pelajaran/program studi lama menjadi baru yang akan diampu guru/peserta dalam program keahlian ganda membutuhkan pengetahuan, pengalaman lapangan, dan ketrampilan produktif baru.

Pengalaman praktik mengajar yang realistis pada situasi sekolah sesungguhnya, akan menjadikan metode mengajar sesuai karakteristik program studi yang diampu guru.

Tujuan pelaksanaan Program Keahlian Ganda adalah untuk memberikan penguatan atau pendalaman materi bagi peserta pendidikan dan pelatihan (diklat), serta melaksanakan sertifikasi kompetensi keahlian sesuai paket keahlian yang diikuti.

Dengan demikian, diharapkan adanya peningkatan kompetensi keahlian produktif, khususnya pada satu kelompok kompetensi yang didiklatkan dan peserta memiliki kompetensi keahlian yang tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

 

Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.
Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.

 


Sejumlah 15 ribu guru akan masuk daftar penambahan guru produktif SMK melalui Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik bagi guru SMK/SMA (Keahlian Ganda) dalam rancangan jangka pendek.

Sedangkan, rancangan jangka panjang pada 2017-2019 adalah melanjutkan program Keahlian Ganda dan Rekruitmen Guru Baru PNS SMK Negeri dan Swasta.

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika (PPPPTK BOE) Malang dalam melaksanakan Program Keahlian Ganda angkatan pertama pada 21 Agustus hingga 16 September 2017 menggelar Diklat IN-2. Sedangkan uji kompetensi dilakukan pada 18 hingga 19 September 2017.

Program Keahlian Ganda dilaksanakan selama 238 jam pelajaran. Adapun, kerangka program pokok yakni, refleksi dan pendalaman 2 modul On-2 selama 20 jam pelajaran, pendalaman materi modul ke -10 selama 94 jam pelajaran, penguatan kompetensi keahlian selama 90 jam pelajaran, sertifikasi kompetensi keahlian selama 30 jam pelajaran.

 

Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.
Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.

 

Sedangkan kerangka program penunjang peserta akan dievaluasi ON-2 (modul kedelapan dan kesembilan selama 2 jam pelajaran, evaluasi IN-2 (Modul ke-10) satu jam pelajaran, dan Penilaian Komprehensif satu jam pelajaran.

Program Keahlian Ganda dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti belajar mandiri terbimbing yang pelaksanaanya di SMK sekolah tempat guru mengajar, atau SMK lain sebagai tempat  magang (On-Service Training). 

Kedua,  pendidikan dan pelatihan (In-Service Training). Ketiga, magang kerja di dunia usaha/dunia industri. Keempat, sertifikasi keahlian oleh Lembaga Serifikasi Profesi (LSP) & Sertifikasi Guru dalam jabatan melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Desain Keahlian Ganda menggunakan sistim berlapis (Sandwich System) On-In-On-Inservice Training. Setelah Peserta melalui kegiatan ON-1, IN-1 dan ON-2, maka akan memasuki IN-2 namun terlebih dahulu dilakukan evaluasi materi ON-2.

 

Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.
Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.

 

Peserta diklat IN-2 berjumlah 2.013 orang, dengan pelaksanaannya dibagi dua tempat di PPPPTK BOE Malang dan di 102 Pusat Belajar (PB).

Saat ini, terdapat 237 orang peserta di PPPPTK BOE Malang yang mengikuti 19 kelas, meliputi Paket Keahlian Teknik Audio Video (25 orang), Teknik Elektronika Industri (20 orang), Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik (28 orang), Teknik Kendaraan Ringan (30 orang), Teknik Sepeda Motor (14 orang), Teknik Pemesinan (18 orang), Teknik Pengelasan (20 orang), Teknik Mekatronika (21 orang), Teknik Ototronik (15 orang), Multimedia (15 orang), Rekasaya Perangkat Lunak (22 orang), Teknik Komputeer dan Jaringan (22 orang).

 

Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.
Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.

 

Peserta program berasal dari Jawa timur, Jawa Tengah,Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan,Nusa Tenggara Barat, Papua Barat,Papua, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku,Sulawesi Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat.

Setiap kelas di PPPPPTK BOE Malang diampu dua orang instruktur (38 orang) dan 2 atau 3 asessor (43 orang)

sumber (http://edukasi.kompas.com/read/2017/09/18/07112611/program-keahlian-ganda-butuh-praktik-mengajar-realistik)

Posting oleh Desi Eri K 3 tahun yang lalu - Dibaca 9478 kali

 
Tag : #PSm #MBS #peranpemerintah #SMKbisa

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Jum'at, 23/10/2020 17:22:51
Mengembangkan Kompetensi Kepala Sekolah di Masa Pandemi

Tidak hanya Belajar dari Rumah (BDR), kepala sekolah itu penuh tantangan dan peluang untuk mengembangkan kompetensinya....

Senin, 12/10/2020 10:45:00
ANALISIS DAMPAK ANJURAN PEMERINTAH TERHADAP BELAJAR DI RUMAH BAGI PELAKU PENDIDIKAN

Dunia sedang mengalami pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Penerapan kebijakan Work From Home (WFH)...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
7 tahun yang lalu - dibaca 77219 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
7 tahun yang lalu - dibaca 58132 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
7 tahun yang lalu - dibaca 86795 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
7 tahun yang lalu - dibaca 64123 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
5 tahun yang lalu - dibaca 62857 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
5 tahun yang lalu - dibaca 72177 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
7 tahun yang lalu - dibaca 63023 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
7 tahun yang lalu - dibaca 46291 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
4 minggu yang lalu - dibaca 315 kali
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka Kembali Sekolah di Masa Pandemi
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka...
2 bulan yang lalu - dibaca 733 kali
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak...
3 bulan yang lalu - dibaca 842 kali
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
4 bulan yang lalu - dibaca 809 kali
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
4 bulan yang lalu - dibaca 1420 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
4 bulan yang lalu - dibaca 1431 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
5 bulan yang lalu - dibaca 1626 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
5 bulan yang lalu - dibaca 2143 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.55 Mb - Loading : 0.52816 seconds