Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

WADUH,,, BANYAK KEPALA SEKOLAH TAK FAHAM ASPEK-ASPEK PENILAIAN DALAM SUPERVISI

Senin, 07/11/2016 19:47:25

WADUH,,, BANYAK KEPALA SEKOLAH TAK FAHAM ASPEK-ASPEK PENILAIAN DALAM SUPERVISI

 
 
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh
 
Selamat Malam
 
sinarberita.com - Berita terkini seputar perkembangan dunia pendidikan dan profesi keguruan kembali akan kami bagikan kepada seluruh rekan pengunjung setia sinarberita.com dimanapun berada.
 
Kompetensi guru dalam mengajar masih rendah. Berdasarkan hasil uji kompetensi guru (UKG) 2016, rata-rata nilai yang diraih masih di bawah standar, yakni 53 dari nilai maksimal 100. 
 
 
 
 
Tak hanya guru, rata-rata hasil nilai uji kompetensi kepala sekolah pun masih di angka 45,92 pada 2015. Di tahun yang sama, rata-rata hasil nilai uji kompetensi pengawas secara nasional, yakni 41,49.

"Ujung-ujungnya berakibat pada rendahnya kapasitas siswa. Sehingga pada akhirnya yang jadi korban selalu siswa dan masa depan bangsa ini," tutur Provincial Coordinator USAID Prioritas Sulawesi Selatan, Jamaruddin, dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (1/11/2016). 
 
Rendahnya kinerja guru tersebut kemudian
 
mendorong seorang pengawas sekolah di Maros, Nurcaya untuk mengorganisasi kepala sekolah supaya mengawasi satu guru pada jadwal yang sudah ditentukan bersama. Sayangnya, upaya tersebut tidak didukung dengan kompetensi kepala sekolah. 
 
"Banyak guru setelah diawasi malah protes dengan nilai yang diberikan. Hasil penilaian supervisi kepala sekolah sering tidak konsisten. Mereka tidak mengetahui aspek-aspek yang dinilai dalam supervisi, misalnya pada pokok melayani perbedaan individu dan indikator-indikatornya," papar Nurcahya. 
 
Oleh sebab itu, dia kemudian menggagas supervisi kepala sekolah secara berkelompok, yaitu dengan dua sampai tiga orang. Hal ini bertujuan setiap kepala sekolah dapat saling mengisi dalam memahami instrumen-instrumen pengawasan. 
 
"Setelah pengamatan selesai, kelompok tersebut menganalisis secara bersama hasilnya, dan membuat kesimpulan serta rekomendasi untuk menyusun program perbaikan kualitas pembelajaran berikutnya," ujarnya. 

 
Nurcahya menyebut, hasil analisis dan refleksi kemudian diteruskan kepada guru yang bersangkutan. "Hasil evaluasi menunjukkan mereka sangat puas dengan kegiatan ini, dan lebih bisa meningkatkan kapasitas guru," tukasnya.
(Sumber : okezone)
 

Posting oleh Desi Eri K 1 tahun yang lalu - Dibaca 3599 kali

 
Tag : #MBS #perankepalasekolah #supervisipendidikan

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Jum'at, 10/11/2017 18:27:46
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak

Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak Kamis, 09 Nov 2017 13:05 | editor : Dzikri Abdi...

Minggu, 28/10/2017 07:10:16
Jembatani Kompetensi Siswa dengan Kebutuhan Pelaku Dunia Usaha

JawaPos.com – JAPFA Foundation sejak 2015 berkelanjutan memfokuskan diri pada pembinaan Sekolah Menengah...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
4 tahun yang lalu - dibaca 45257 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
4 tahun yang lalu - dibaca 35297 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
4 tahun yang lalu - dibaca 48776 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
4 tahun yang lalu - dibaca 37886 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
2 tahun yang lalu - dibaca 32460 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
2 tahun yang lalu - dibaca 39025 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
4 tahun yang lalu - dibaca 35502 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
4 tahun yang lalu - dibaca 24221 kali
Info MBS
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak
1 minggu yang lalu - dibaca 26 kali
Jembatani Kompetensi Siswa dengan Kebutuhan Pelaku Dunia Usaha
Jembatani Kompetensi Siswa dengan...
3 minggu yang lalu - dibaca 119 kali
Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran di Daerah Tertinggal
Pendidikan Informal untuk Penguatan...
1 bulan yang lalu - dibaca 285 kali
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak Perbatasan
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak...
2 bulan yang lalu - dibaca 310 kali
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik...
2 bulan yang lalu - dibaca 416 kali
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter Disiapkan dalam Sepekan
Permen tentang Penguatan Pendidikan...
2 bulan yang lalu - dibaca 686 kali
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM...
2 bulan yang lalu - dibaca 855 kali
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan...
3 bulan yang lalu - dibaca 641 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2017 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.59 Mb - Loading : 2.05399 seconds