Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca

Senin, 19/09/2016 09:16:25

CIMAHI, (CAMEON) – Reni Damayanti SH, guru kelas II SDN Sosial 1 Cimahi, sudah dua bulan ini menggunakan buku bacaan berjenjang untuk mengajari siswanya membaca. Dia tertarik menggunakan buku tersebut setelah melihat rekannya, Dwi, guru kelas I, yang memodelkan mengajar dengan menggunakan buku bantuan USAID PRIORITAS tersebut.

Reni sendiri sebenarnya belum mendapatkan pelatihan dari USAID PRIORITAS, tetapi melalui pendampingan fasilitator daerah, Dewi Cahyanti, SSi, yang datang ke sekolahnya, dia memanfaatkan untuk belajar cara meningkatkan kemampuan dan minat membaca siswa.

Reni mengajak 6 siswanya untuk mengikuti kegiatan membaca terbimbing. Kegiatan tersebut sudah dijadwalkan secara rutin yang dilaksanakan seminggu 3 kali yaitu pada Senin, Rabu dan  Jumat. Waktunya sekitar 20-30 menit.

Pada pertemuan ke tiga, Reni menggunakan buku bacaan berjenjang yang berjudul Sayuran. Sebelumnya, para siswa sudah diminta untuk membawa sayuran seperti yang ada di dalam buku. ”Sayuran ini untuk membuat pembelajaran menjadi lebih konkret dan menarik perhatian siswa,” kata Dewi yang mendampingi pembelajaran.

Di awal, Reni meminta siswa menebak judul cover buku. Sebagian besar siswa berhasil menebak dengan benar judul buku tersebut. ”Kegiatan menebak atau memprediksi ini untuk melatih keberanian siswa menyampaikan pikirannya yang disampaikan dengan kata-katanya sendiri,” kata Dewi lagi.

Sebelum membuka halaman kedua, guru meminta siswa mengeluarkan sayuran yang dibawanya. Ada yang membawa wortel, brokoli, terong, dan sayuran lainnya seperti yang ada di dalam cerita isi buku. Kemudian guru membimbing siswa membaca buku secara bergantian.

Pada setiap halaman buku sebelah kiri tertulis satu kalimat yang terdiri dari tiga kata, dan dilengkapi gambar satu halaman penuh yang sesuai dengan kalimat tersebut. Misalnya, pada halaman kedua tertulis, ”Lihat tomat ini! Guru menutup kata tomat pada semua buku, dan siswa yang kebagian membaca diminta menebak kata yang ditutup. Siswa berhasil menebak dengan benar, karena gambar yang ada pada halaman tersebut sudah dikenali oleh siswa.

Setelah membaca, siswa diminta meraba sayuran tersebut dan mendeskripsikannya secara lisan. “Wortel warnanya oranye. Bentuknya panjang. Kalau dimakan rasanya manis,” ucap salah seorang siswa mendeskripsikan wortel yang dipegangnya. Begitu seterusnya sampai kegiatan membaca selesai.

Selanjutnya, guru mengeluarkan papan Flanel huruf untuk siswa belajar menyusun kata dengan kartu huruf. “Wortel terdiri dari huruf apa saja? Coba kamu susun,” kata guru. Seorang siswa mencoba menempel huruf yang menyusun kata wortel. Ternyata dia keliru menempel huruf e dengan huruf a. Teman di sebelahnya diminta guru untuk membantu memperbaikinya.

Di akhir pembelajaran, guru mengeluarkan potongan kertas yang berisi ciri-ciri sayuran yang sudah dibaca dan dibawa siswa.  Untuk menguji pemahaman siswa, guru memberikan satu sayuran kepada salah seorang siswa, dan siswa tersebut mengambil potongan kertas yang berisi ciri-ciri sayuran tersebut. Siswa tampak menikmati kegiatan membaca terbimbing tersebut.

Menurut Dewi, perkembangan kemampuan siswa membaca meningkat signifikan setelah belajar membaca dengan buku bacaan berjenjang. “Di kelas saya ada dua orang siwa yang belum lancar membaca dan menulis. Setelah rutin selama 4 bulan didampingi, mereka sekarang sudah bisa membaca dan membuat resume dari hasil bacaannya,” katanya bangga. cakrawalamedia.co.id (ginan)

sumber: (http://www.cakrawalamedia.co.id/bawa-sayuran-saat-belajar-membaca/)

Posting oleh Desi Eri K 4 tahun yang lalu - Dibaca 9583 kali

 
Tag : #MBS #gurukreatif #cintabaca #peranguru #PSM

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 29/06/2020 07:40:24
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

Pandemi covid-19 di Indonesia, membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menerapkan sistem...

Senin, 22/06/2020 21:57:41
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 tengah...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
7 tahun yang lalu - dibaca 73225 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
7 tahun yang lalu - dibaca 55050 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
7 tahun yang lalu - dibaca 82070 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
7 tahun yang lalu - dibaca 60872 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
5 tahun yang lalu - dibaca 59358 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
5 tahun yang lalu - dibaca 68551 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
7 tahun yang lalu - dibaca 59672 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
7 tahun yang lalu - dibaca 44038 kali
Info MBS
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
6 hari yang lalu - dibaca 53 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
2 minggu yang lalu - dibaca 86 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
3 minggu yang lalu - dibaca 191 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
4 minggu yang lalu - dibaca 232 kali
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
4 bulan yang lalu - dibaca 759 kali
Mendikbud Tetapkan Empat Pokok...
6 bulan yang lalu - dibaca 1613 kali
PPDB 2019 SMP Sistem Zonasi, Nilai USBN...
1 tahun yang lalu - dibaca 5411 kali
Penghapusan Ujian Nasional Tak Otomatis...
1 tahun yang lalu - dibaca 5874 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.54 Mb - Loading : 7.46231 seconds