Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Belajar dengan Cara Kreatif Inspiratif Semakin Tumbuh di Maros

Selasa, 23/08/2016 11:16:16

Maros, Sulsel, Jurnalpost – Untuk membuat penjumlahan dan pengurangan menjadi menarik, pak Azis guru dari SDN 189 Inpres Cambajawa tidak menggunakan cara-cara konvensional lewat yang tertera di buku paket, tapi menggunakan bambu yang sudah dipilah-pilah menjadi seperti tusuk sate. Dengan tambahan gelang karet, anak-anak melakukan penjumlahan dan pengurangan dengan cara bermain. Siswa-siswa menjadi terlibat aktif dalam pembelajaran karena senang dengan permainan tersebut. “Mereka merasa seperti mau menjual sate,” ujar pak Azis, 20 Agustus 2016.

Siswa kelas I didikan ibu Salwati dari SDN 2 Maros sedang praktik menanam biji kacang hijau

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Ibu Badaria dari SDN 178 Bontoa Maros, mengajar siswa kelas IV mengarang dengan cara efektif dan sederhana. Tiap hari dia meminta para siswa menuliskan kegiatan hariannya yang baru dengan cara singkat. Di akhir minggu, mereka difasilitasi merangkai semua kalimat yang disusun selama lima hari sebelumnya dalam sebuah karangan singkat. Dengan cara ini, siswa-siswanya kini sudah pandai mengarang dengan tulisan lumayan panjang. Ia sebut metode bimbingannya “Cahasi” (Catatan Harian Siswa) dan merupakan bagian dari upaya ibu ini untuk menggerakkan literasi.

Lain lagi dengan ibu Irmawati Guru Kelas III SDN 172 Inpres Limapoccoe. Dia menggunakan buku besar untuk mengajar siswa bercerita. Buku besar tersebut berisi gambar dan cerita apa saja. Cerita berkebun, rumah kakek, dan lain-lain. Siswa kemudian diminta untuk berpasangan dan bertanya pada sahabatnya; apa ceritanya, dimana? Siapa? Kapan? Mengapa? Yang mana? Bagaimana? Dari hasil pertanyaan itu dirangkum jadi satu tulisan sendiri, dan diceritakan sendiri dengan bahasa mereka sendiri. “Semenjak kecil siswa jadi diajari bertanya dan menyusun kalimat dengn prinsip 5W 1H, yang biasa digunakan para wartawan,” ujar ibu Irmawati.

Para guru kelas satu yang menerapkan pembelajaran tematis atau satu kali kegiatan dengan gabungan mata pelajaran juga kreatif mengembangkan pengajarannya. Seperti ibu Salwati dari SD 2 Maros. Dia mengajar kelas satu menanam pohon kacang hijau sebagai bagian pelajaran IPA. Tiap hari anak-anak diminta merawat dan mencatat pertumbuhannya. Dan ketika sudah tumbuh daun-daunnya. Mereka diminta melaporkan dalam tulisan sederhana pertumbuhannya tersebut sebagai bagian pelajaran Bahasa Indonesia. “Anak-anak semenjak kecil sudah difasilitasi melakukan observasi, menemukan sendiri pengetahuan tentang pertumbuhan tumbuhan, dan juga melaporkan dengan cara yang amat sederhana,” ujar Salwati.

Banyaknya praktik baik di Maros tak lepas dari kepala sekolah yang semakin mengetahui bagaimana menilai kinerja guru dalam pembelajaran. “Dalam pertemuan rutin antar kepala sekolah, mereka diarahkan untuk semakin mengetahui cara menilai fakta-fakta pembelajaran di sekolah, sehingga hasil evaluasinya benar-benar bisa meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah di Maros,” ujar Alimuddin, pengawas sekolah yang sekaligus Koordinator Fasilitator Daerah USAID PRIORITAS Maros.

Contoh-contoh kreatifitas kegiatan dan pembelajaran di atas hanya sebagian saja dari puluhan praktek-praktek baik pendidikan yang ditulis oleh 34 orang fasilitator daerah USAID PRIORITAS yang berkumpul pada acara Penulisan Buku Praktik Baik Pendidikan di Maros. “Banyak praktik baik pendidikan di Maros yang muncul karena penerapan pembelajaran aktif akan kita susun menjadi buku praktik baik pendidikan kabupaten Maros. Langkah-langkah melakukan hal-hal yang kreatif tersebut akan kita tuangkan dalam buku tersebut, sehingga semua pendidik yang lain bisa meniru atau mengadopsinya,” ujar Alimuddin Assegaf


sumber: (http://www.jurnalpost.com/belajar-dengan-cara-kreatif-inspiratif-semakin-tumbuh-di-maros/3062/)

Posting oleh Desi Eri K 3 tahun yang lalu - Dibaca 6984 kali

 
Tag : #MBS # PSM #sekolahMBS #belajar kreatif

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Selasa, 20/08/2019 09:15:25
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNALSEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MUTU LULUSAN

Abstract: This article aims to describing the system of guaranteeing internal quality of schools to ensure that the...

Rabu, 07/08/2019 18:47:34
SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN PROGRAM PENDIDIKAN GRATIS DI PESANTREN

Abstract: This study aims to describe the process of budgeting and allocating free education funds in pesantren,...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
6 tahun yang lalu - dibaca 67308 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
6 tahun yang lalu - dibaca 50370 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
6 tahun yang lalu - dibaca 74834 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
6 tahun yang lalu - dibaca 55550 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
4 tahun yang lalu - dibaca 52677 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
4 tahun yang lalu - dibaca 62224 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
6 tahun yang lalu - dibaca 54269 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
6 tahun yang lalu - dibaca 39263 kali
Info MBS
PPDB 2019 SMP Sistem Zonasi, Nilai USBN...
3 bulan yang lalu - dibaca 1800 kali
Penghapusan Ujian Nasional Tak Otomatis...
5 bulan yang lalu - dibaca 2566 kali
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas Biaya Pendidikan  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas...
6 bulan yang lalu - dibaca 2152 kali
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492 Triliun, Terbesar untuk Agama
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492...
9 bulan yang lalu - dibaca 4807 kali
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi Remaja Hebat
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi...
9 bulan yang lalu - dibaca 3848 kali
"Bersiaplah... Pendaftaran SNMPTN...
1 tahun yang lalu - dibaca 4872 kali
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah Dunia Pendidikan di Indonesia
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah...
2 tahun yang lalu - dibaca 5277 kali
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan Vokasi Butuh Suntikan Beasiswa!
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan...
2 tahun yang lalu - dibaca 4361 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2019 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.55 Mb - Loading : 3.08842 seconds