Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

MONITORING & EVALUASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

Kamis, 04/06/2015 17:37:23

4323mbs-image.jpg

Mustiningsih MBS Center. School Based Management Resources Center (SBM RC) atau Pusat Sumber Daya Manajemen Berbasis Sekolah (PSD MBS) Universitas Negeri Malang bekerjasama dengan dengan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar dan Unicef mengadakan monitoring dan evaluasi (monev) MBS SD di seluruh Indonesia. Subyek SD yang dimonev diambil sampel dengan puposive sampling. Jumlah provinsi yang dijadikan sampel yaitu 20 provinsi. Setiap provinsi diambil sampel 1 kota besar dan 1 kabupaten. Untuk setiap kota dan kabupaten diambil 3 sampel sekolah dasar, dengan kriteria: (1) Dua SD yang pernah mendapatkan support; atau kepala sekolahnya pernah mendapatkan pelatihan /bimbingan teknik MBS; atau SD yang siswanya memperoleh nilai UAN/UAS kategori tinggi di kota/kabupaten tersebut; dan (2) Satu SD yang yang belum pernah mendapatkan support; atau kepala sekolahnya belum pernah mendapatkan pelatihan /bimbingan teknik MBS; atau SD yang siasanya memperoleh nilai UAN/UAS tergolong rendah di kota/kabupaten tersebut. Monev bertujuan untuk: (1) Memperoleh data dan informasi keterlaksanaan program MBS, yang berkaitan dengan 7 (tujuh) komponen MBS; (2) Memperoleh data dan informasi kendala dan upaya untuk mengatasi keterlaksanaan MBS di sekolah dasar; dan (3) Memberikan saran dan perbaikan pelaksanaan MBS di sekolah dasar. Monev yang dilakukan Tim PSD MBS di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah dengan 3 sampel yang latar sekolah dan hasil monev sebagai berikut.

Komponen Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3
Nama SD SDN Pulang Pisau 5 SDN Pulang Pisau 2 SDN Pulang Pisau 7
Alamat pos Jl. Abel Gawei RT XI No. 98 Kab.Pulang Pisau Jl. Bandar No. 181 Kel. Pulang Pisau Kab. Pulang Pisau Jl. Pemda 158 RT X
Alamat email dan nomor telepon sdnpulpis437@ yahoo.com; Telp. 0513-61348 mroissudin@gmail.com; Telp 081215470440   Telp. 0513-61514
Nama Kepala Sekolah Sri Handayani
  1. Roissudin
Nyai Ratnaningsih
Status akreditasi B A B
Binaan MBS Ya Ya Tidak
Jumlah rombel 11 7 6
Jumlah siswa 203 212 181
Rata-rata Nilai UAS 2011/2012 = 8,11; 2012/2013 = 79,70 2011/2012 = 7,12; 2012/2013 = 7,15; 2013/2014 = 7,22 2011/2012 = 7,5; 2012/2013 = 7,68 2013/2014 = 7,52
Hasil monev manajemen kurikulum dan pembelajaran 79 (baik) 62 (cukup) 51 (kurang)
Hasil monev manajemen peserta didik 71 (baik) 36 (kurang) 58 (cukup)
Hasil monev manajemen pendidik dan tenaga kependidikan 56 (cukup) 56 (cukup) 54 (kurang)
Hasil monev manajemen sarana dan prasarana 50 (kurang) 40 (kurang) 50 (kurang)
Hasil monev manajemen pembiayaan 70 (cukup) 56 (cukup) 60 (cukup)
Hasil monev manajemen humas 53 (kurang) 34 (sangat kurang) 34 (sangat kurang)
Hasil monev manajemen budaya dan lingkungan sekolah 66 (cukup) 44 (kurang) 38 (kurang)

Berdasarkan monev yang dilakukan di Kabupaten Pulang Pisau, dapat disimpulkan bahwa sekolah binaan MBS memiliki skor penilaian implementasi MBS relatif lebih baik dibandingkan bukan binaan MBS. Di sisi lain, ditinjau dari nilai rata-rata UAS, sekolah binaan MBS memiliki nilai rata-rata UAS siswa relatif lebih tinggi dinandingkan bukan binaan MBS. Binaan MBS yang dimaksudkan adalah keiukutsettaan kepada sekolah dalam mengikuti pelatihan, bimbingan teknik atau pembinaan secara langsung tentang MBS dari pemerintah atau lembaga mitra pemerintah. Masalah-masalah yang dihadapi SD di kabupaten Pulang Pisau dalam implementasi MBS dan saran pemecahan dari pelaksanaan monev sebagai berikut.

No Masalah Usulan Pemecahan Masalah
1 Adanya kebijakan sekolah gratis membuat sekolah hanya mengandalkan dana BOS untuk pengembangan sekolah; Untuk pengembangan sekolah yang optimal dapat dilakukan dengan menggali partisipasi dari semua unsur masyarakat yang dapat berupa sumbangan dari orang tua/ masyarakat, dunia usaha dan dunia industri, yang tidak mengikat.
2 Kurang adanya inisiatif sekolah untuk menggali sumber-sumber di luar sekolah termasuk partisipasi masyarakat Lebih aktif menggali sumber-sumber dari masyarakat, yang bisa berupa dana, ide/saran dan tenaga
3 Kesulitan implementasi K 13: kurang sempurnanya pemahaman guru terhadap strategi/teknik pembelajaran dan penilaian pembelajaran dalam kurikulum 2013 Diskusi antar guru dengan dibimbing kepala sekolah dan pengawas sekolah
4 Kesulitan implementasi K 13: penggunaan buku untuk pembelajaran, digunakan sebagian buku kurikulum 2013 dan sebagian masih menggunakan buku sumber KTSP. Diupayakan bersama pengawas sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten untuk pemakaian buku K 13 apabila sekolah mengimplementasikan K 13.
5 Pengelolaan kelas kurang optimal, antara lain:
  • Penataan kursi relatif tetap setiap hari
  • Tempat duduk siswa tetap (tidak pernah digeser)
  • Penataan kursi dirubah sesuai denga metode mengajar, misal klasikal, diskusi kelompok kecil, diskusi kelompok besar, dll;
  • Tempat duduk siswa diputar setiap minggu agar siswa yang dalam masa pertumbuhan tidak juling matanya (lebih sehat).
 
6 Penilaian kurang komprehensif Penilaian hendaknya tidak hanya monoton mengukur pengetahuan dengan metode tes tulis saja, namun hendaknya lebih banjyak metode secara komprehensif, yang bisa mengukur pengetahuan, sikap dan ketrampilan. Hasil belajar yang berupa portofolio dan ukuran sikap serta ketrampilan digalakkan.
7 Pajangan siswa minim/tidak dilakukan Memperbanyak pajangan hasil karya siswa di dinding kelas/ sekolah secara umum
8 Banyak jam kosong Memperkecil jam kosong, kecuali bagi guru yang ijin atau sakit yang bisa dipertanggungjawabkan alasannya
9 Ada satu sekolah yang tanahnya milik Pelindo Dibuat perjanjian yang jelas atas kepemilikan tanah. Ke depan bisa diusahakan adanya hibah tanah ke sekolah
10 Halaman sekolah becek karena karakteristik struktur tanahnya memang demikian Diusahakan diurug untuk sosialisasi siswa ketika istirahat
11 Tidak/belum ada pembinaan terhadap warung sekolah Diadakan pembinaan terhadap warung sekolah, baik manajemennnya maupun jenis makanan yang dijual. Misalnya pembinaan makanan sehat, kandungan kalori yang benar, dll.
12 Ekstrakurikuler kurang variatif, bahkan ada satau sekolah yang hanya ada ekskur Pramuka Ekstrakurikuler yang variatif sesuai bakat dan minat siswa, yang dapat dikategorikan jenis olahraga, kesenian, ketrampilan dan keagamaan.
13 Pembukuan kegiatan kurang lengkap, utamanya untuk papan data, anatara lain inventaris ruang, data siswa, data kepegawaian, transparansi keuangan. Pembukuan hendaknya dilengkapi baik secara kuantitas dan kualitasnya, dalam arti diisi dengan benar dan rutin.

Disamping itu, terdapat hal-hal positif terkait pelaksanaan MBS SD di kabupaten Pulang Pisau, antara lain: (1) Kepala sekolah yang rata-rata berprestasi di daerahnya; (2) Prestasi siswa relatif bagus di wilayah tersebut, minimal pernah memperoleh juara tingkat kabupaten, walaupun tidak terlalu banyak; dan (3) adanya upaya kepala sekolah untuk pengembangan sekolah, antara lain mengusulkan perbaikan gedung/ruang kelas, pengurukan tanah halaman, dan pendisipliman siswa.

Posting oleh Teguh Triwiyanto 3 tahun yang lalu - Dibaca 48090 kali

 
Tag : #Monev MBS # monitoring # evaluasi # manajemen berbasis sekolah # MBS

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Selasa, 20/02/2018 13:23:20
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah Dunia Pendidikan di Indonesia

Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018 yang berlangsung 5 hingga 8 Februari 2018 merumuskan 22...

Senin, 12/02/2018 10:12:44
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah Dunia Pendidikan di Indonesia

  Kurniasih Budi Kompas.com - 08/02/2018, 09:05 WIB   Rembuk Nasional Pendidikan dan...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
4 tahun yang lalu - dibaca 51927 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
4 tahun yang lalu - dibaca 39601 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
4 tahun yang lalu - dibaca 56975 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
4 tahun yang lalu - dibaca 42704 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
2 tahun yang lalu - dibaca 37641 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
2 tahun yang lalu - dibaca 45770 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
4 tahun yang lalu - dibaca 41206 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
4 tahun yang lalu - dibaca 27944 kali
Info MBS
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah Dunia Pendidikan di Indonesia
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah...
1 hari yang lalu - dibaca 2 kali
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan Vokasi Butuh Suntikan Beasiswa!
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan...
3 minggu yang lalu - dibaca 105 kali
Berdayakan SMK, Mendikbud Siapkan...
1 bulan yang lalu - dibaca 160 kali
Generasi Milenial Jangan Takut Bereksperimen
Generasi Milenial Jangan Takut...
2 bulan yang lalu - dibaca 255 kali
Kemnaker Terus Perkuat Mutu Pelatihan Kerja dan Pemagangan
Kemnaker Terus Perkuat Mutu Pelatihan...
2 bulan yang lalu - dibaca 419 kali
Saling Adu Kecepatan Robot
3 bulan yang lalu - dibaca 509 kali
Guru SD Diajak Aktf Menulis Karya Ilmiah
Guru SD Diajak Aktf Menulis Karya Ilmiah
3 bulan yang lalu - dibaca 695 kali
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak
3 bulan yang lalu - dibaca 789 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2018 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.58 Mb - Loading : 3.78351 seconds