Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Manajemen Berbasis Sekolah

Selasa, 19/11/2013 20:41:51

A. Alasan Perlunya Manajemen Berbasis Sekolah

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam desentralisasi pendidikan yang bertujuan memperkuat kehidupan berdemokrasi melalui desentralisasi kewenangan, sumber daya dan dana ke masyarakat tingkat sekolah. Bersama partisipasi aktif masyar akat dalam bidang pendidikan, MBS akan membantu sekolah dalam merencanakan kegiatan sekolah, kebutuhan belajar siswa, dan membuat keputusan pada masalah-masalah yang langsung berakibat pada pengelolaan sekolah dan belajar siswa. Melalui MBS masyarakat dapat berpartisipasi dengan lebih fleksibel berdasarkan kearifan lokal yang ada. Dengan cara ini MBS membantu meningkatkan demokratisasi pengeloLaan sekolah, transparansi perencanaan, akuntabilitas pelaporan manajemen sekolah dan proses belajar-mengajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, yang diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan pada umumnya. Akhirnya, MBS membantu sekolah menjadi mandiri.

B. Pilar MBS
Untuk meningkatkan mutu pendidikan di suatu sekolah, 3 unsur atau pilar MBS harus diperbaiki, yaitu (i) manajemen sekolah, (ii) proses pembelajaran, dan (iii) peran serta masyarakat.

1. Manajemen Sekolah
Sebelum diperkenalkannya MBS, kebanyakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota, Kepala Cabang Dinas, kepala sekolah membuat keputusan sendiri tentang perencanaan sekolah; guru dan staf lain tinggal melaksanakan. Dalam MBS, kepala sekolah dan stafnya (para guru dan pegawai administrasi sekolah) didorong untuk berinovasi dan berimprovisasi dari dalam diri sekolah. Hal ini mendorong kepala sekolah untuk kreatif dan berprakarsa, sehingga dapat membuat sekolah sebagai tempat perubahan. Pengambilan keputusan melibatkan warga sekolah, sesuai dengan relevansi, keahlian, dan yuridiksi, serta kompatibilitas keputusan dengan kepentingan warga sekolah. Dengan cara ini, pengetahuan, informasi dan keahlian terbagi di antara kepala sekolah, guru dan warga sekolah lain terutama komite sekolah. Inilah pilar pertama dalam MBS.

2. Pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif, dan MenyenangkanSebelum diperkenalkannya PAKEM, pada umumnya pembelajaran terbatas pada penghafalan fakta dan proses. Akibatnya banyak siswa kurang kreatif dan kurang menguasai kecakapan bahasa, kecakapan memecahkan masalah, dan kecakapan lainnya yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam MBS, kepala sekolah memfasilitasi setiap upaya guru agar mereka meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Sebaliknya, para guru harus mendesain pembelajaran agar pembelajaran membuat guru dan siswa menjadi Aktif dan Kreatif sehingga pembelajaran menjadi Efektif, namun tetap Menyenangkan (PAKEM). Inilah inti dari setiap pendekatan pembelajaran, meskipun nama yang diberikan berbeda.

Dalam PAKEM:

. Anak melakukan beragam kegiatan untuk mengembangkan kecakapan dan pemahaman dengan penekanan pada belajar dengan melakukan;
. Guru menerapkan beragam pendekatan mengajar serta memanfaatkan beragam sumber belajar, bahan ajar, dan alat bantu ajar agar pembelajaran menjadi menarik, efektif, dan menyenangkan;
. Ruang kelas disusun agar lebih menarik, siswa dapat memajangkan karya mereka, guru dapat memajangkan buku-buku dan bahan lain, dan siswa dapat belajar berkelompok;
. Guru mendorong siswa untuk memecahkan masalah sendiri, mengungkapkan pikiran dan pendapat, dan melibatkan mereka untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih menyenangkan untuk belajar.
. Dalam proses pembelajaran, terjadi komunikasi dua arah antara guru dan siswa, dan antara siswa yang satu dengan lainnya.
. Guru bertindak sebagai fasilitator dalam pembelajaran.

03Manajemen-Berbasis-Sekolah-B2-2.jpg

Lampiran
FA Book 2 2.pdf [download]

Posting oleh Tim Pengembang MBS 52 tahun yang lalu - Dibaca kali

 
Tag : #

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 08/03/2021 10:49:35
Digitalisasi Percepat Transformasi Layanan Pendidikan

JAKARTA - Sejak pandemi melanda, sekolah-sekolah diliburkan dan kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah....

Selasa, 02/03/2021 09:57:29
KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN PADA GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP JENIS BUDAYA DAN DUKUNGAN ORGANISASI

    Abstract: The study investigates the relation of the readiness for change of an elementary school...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
8 tahun yang lalu - dibaca 90086 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
8 tahun yang lalu - dibaca 69255 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
8 tahun yang lalu - dibaca 102031 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
8 tahun yang lalu - dibaca 75705 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
6 tahun yang lalu - dibaca 74402 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
6 tahun yang lalu - dibaca 84571 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
8 tahun yang lalu - dibaca 73508 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
8 tahun yang lalu - dibaca 55859 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
1 tahun yang lalu - dibaca 5159 kali
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka Kembali Sekolah di Masa Pandemi
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka...
1 tahun yang lalu - dibaca 6280 kali
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak...
1 tahun yang lalu - dibaca 6535 kali
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
1 tahun yang lalu - dibaca 6495 kali
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
1 tahun yang lalu - dibaca 8883 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
1 tahun yang lalu - dibaca 7815 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
1 tahun yang lalu - dibaca 8522 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
1 tahun yang lalu - dibaca 8725 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2021 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.49 Mb - Loading : 3.07478 seconds