Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Anak-anak di Perbatasan Diajarkan Menggunakan Dongeng

Selasa, 13/06/2017 12:58:06

51belajar dan mendongeng.jpg


KUPANG - Personel TNI dari Batalyon Infantri Raider 712/Wiratama membantu mengajar para siswa sekolah dasar di Kabupaten Belu, wilayah perbatasan RI-Timor Leste, menggunakan pola mendongeng.

"Pola ini diterapkan mengingat para siswa sekolah dasar yang masih berusia anak-anak butuh sesuatu yang baru dengan pola bermain dan berceritra. Makanya kami menggunakan pola berceritera dan mendongeng," kata Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Timor Leste Sektor Timur di wilayah Kabupaten Belu Letkol Infantri Elvino Yudha Kurniawan dari Atambua, Sabtu (27/5/2017).

Menurut dia, sifat anak-anak yang pembosan dan tidak betah dengan pola dan cara formal dalam proses belajar mengajar memndorong TNI Satgas Pamtas berusaha mengubah pola mengajar dengan mendongeng.

Seperti dipraktikan personel di Pos Laktutus, yang mengajar siswa SD Katholik Laktutus di Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, dengan metode mendongeng menggunakan media bantu boneka.

Dengan pola ini diyakini akan memberi manfaat lebih bagi siswa untuk mengerti materi yang disampaikan. "Ini sudah dipraktikkan Komandan Pos Laktutus Lettu Inf M Rapiyuddin," kata Letkol Elvino.

Elvino mengatakan, selain menunaikan tugas menjaga keutuhan NKRI di perbatasan, Satgas Yonif Raider 712/Wiratama juga melaksanakan tugas bidang pendidikan dengan mengajar sejumlah siswa sekolah yang ada di sepanjang tapal batas.

Mata pelajaran dan jenis pendidikan yang bisa diajari di sekolah oleh personel TNI Satgas Pamtas tergantung kebutuhan sekolah.

Jika guru matematika berhalangan personel TNI bisa menggantikannya. Juga bisa menjadi guru bidang studi olahraga, bahasa Indonesia, kewarganegaraan dan bimbingan karakter.

"Personel kami juga melatih baris-berbaris, pramuka dan bentuk kegiatan lainnya untuk kepentingan nasionalisme kebangsaan anak didik perbatasan," kata Letkol Elvino.

Selain terlibat dalam pendidikan formal, personel TNI Yonif Raider 712/Wiratama juga melakukan sejumlah aksi memperkuat nasionalisme warga di sepanjang tapal batas, agar bisa bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.

Manunggal TNI dan rakyat harus tetap dipererat agar sejumlah aksi dan tindakan melanggar hukum warga di perbatasan bisa ditekan bahkan diperangi secara bersama.

"Seperti penyelundupan dan aksi pelanggaran hukum lainnya. Negara kita adalah negara berdaulat sehingga tindakan melanggar hukum memiliki sanksinya," kata Letkol Elvino.

Dia mengaku juga ikut membangun kemandirian ekonomi warga di sepanjang tapal batas, dengan sejumlah aksi karitatif bagi warga di serambi negara itu.

"Semua kegiatan kami lakukan, termasuk melakukan aksi sosial dengan pengobatan gratis kepada warga. Masyarakat harus sehat untuk bisa mengawal Pancasisla dan NKRI di batas negara ini," kata Letkol Elvino. (afr)

sumber (http://news.okezone.com/read/2017/05/27/65/1701139/anak-anak-di-perbatasan-diajarkan-menggunakan-dongeng)

Posting oleh Desi Eri K 4 tahun yang lalu - Dibaca 11304 kali

 
Tag : #MBS #PSM #belajarmenyenangkan #belajardanmendongeng

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Minggu, 17/05/2020 19:13:24
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL, EFIKASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA

Abstract: Work readiness is a condition of students when after graduating they have the competencies needed to...

Selasa, 28/04/2020 21:07:07
ANALISIS SISTEM KEPELATIHAN DI IKIP BUDI UTOMO MALANG DITINJAU DARI CRITICAL EVENT MODEL LEONARD NADLER

 Abstract: This research aims to describe the training design held at IKIP Budi Utomo Malang in terms of CEM Leonard...

7 Pilar MBS
MBS portal
7 Pilar MBS SD
Pilar 1 | Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah a. Konsep Dasar Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan pembelajaran yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kurikulum dan pembelajaran...
Informasi Terbaru
Penelitian
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan pada SMA Negeri se-Malang Raya
Raden Bambang Sumarsono rbamsum@gmail.com Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
8 tahun yang lalu - dibaca 37839 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
8 tahun yang lalu - dibaca 37091 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
8 tahun yang lalu - dibaca 41912 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
8 tahun yang lalu - dibaca 55423 kali
Info MBS
4. Manajemen Sarana dan Prasarana...
8 tahun yang lalu - dibaca 51053 kali
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Sekolah
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga...
8 tahun yang lalu - dibaca 60657 kali
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis...
7 tahun yang lalu - dibaca 59111 kali
1. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Sekolah
1. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran...
8 tahun yang lalu - dibaca 42960 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2021 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.5 Mb - Loading : 3.17156 seconds