Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Berperan Jadi Siswa, Dekatkan 150 Orangtua Siswa dengan Kondisi Riil Sekolah

Selasa, 29/11/2016 09:55:49

00ortu.jpg


WARTA ANDALAS, PURBALINGGA – Orang tua menjadi kunci sukses untuk mengawal upaya akademik peningkatan prestasi belajar siswa secara terstruktur melalui pendidikan. Upaya untuk mendorong keterlibatan aktif orangtua (Ortu) siswa perlu dilakukan dengan berbagai cara secara terus menerus. Salah satunya dengan kegiatan parenting day yang dikemas secara apik, menyenangkan, dan berwawasan akademik. Hal tersebut yang telah dirintis oleh SMP Negeri 3 Karangmoncol, Purbalingga baru-baru ini.

Dalam pertemuan parenting kali ini, sejumlah 150 orang tua siswa berperan layaknya siswa. Dengan memadukan pengembangan pembelajaran aktif, mereka diajak untuk paham bagaimana pembelajaran yang dilakukan oleh anak-anaknya selama ini.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah agar orang tua paham akan kebutuhan pembelajaran dan pola pendidikan saat ini. Hal tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan parenting day setiap 2 bulan sekali di sekolah.  Kami telah memulainya awal tahun ini,” terang Kepala SMP Negeri 3 Karangmoncol Soderi, M.Pd.

Kegiatan simulasi pembelajaran diikuti oleh seluruh Ortu siswa kelas 7-9. Orang tua dibagi ke dalam 6 kelas dengan mata pelajaran yang berbeda. Yaitu Bahasa Indonesia, IPA, IPS,  Bahasa Inggris, Seni budaya, dan Pendidikan Jasmani dan keolahragaan.

“Beruntung guru-guru kami telah mendapatkan materi dari USAID PRIORITAS dalam diseminasi mandiri. Mereka jadi lebih percaya diri dalam satu semester ini. Bahkan mereka tidak minder untuk mengajar orangtua siswa,” ungkap Soderi yang juga fasilitator daerah USAID PRIORITAS di Purbalingga ini.

Ortu siswa masuk sesuai kelas dimana putra putrinya belajar. Siswa telah dikondisikan sebelumnya dengan tas tetap ditinggal di dalam kelas. Harapannya, orang tua bisa fokus dalam melakukan simulasi. Kegiatan diawali dengan pembiasaan. Ortu mengikuti pembiasaan antri dengan berbaris di depan kelas dengan diiringi musik yang energik untuk menggugah semangat. Selanjutnya mereka duduk ditempat putra-putrinya dengan menggunakan alat tulis yang dimiliki dan dibawa anaknya.

Dalam usia antara 30 - 65 tahun, terlihat Ortu aktif dan kooperatif dalam mengikuti pembelajaran. Di mulai dengan kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasikan, dan mengomunikasi. Mereka asyik berdiskusi, mengerjakan lembar kerja dan membuat simpulan dari masalah yang diberikan guru. Mereka juga tak sungkan untuk bertanya dan mempresentasikan hasil dari pekerjaan mereka.

Misalkan saja saat pembelajaran di luar ruangan, guru IPS menerangkan penyebab kerusakan lingkungan dan cara penanggulannya. Sementara materi mata pelajaran Penjaskes yang disampaikan Kuncoro Wedi berupa pemanasan dan peregangan tubuh.

Suriyah (65), Ibu dari Azka Nurul Karimah, Siswi kelas 9B mengungkapkan kegemberiaannya usai melaksanakan simulasi pembelajaran. “Saya senang mengikuti kegiatan ini. Saya jadi tahu rasanya anak saya belajar disini. Juga jadi tahu apa kebutuhan sekolah ini,” katanya.

Ibu Tuti Wasriyati juga mengungkapkan bahwa pelajaran pada hari itu menyenangkan, bisa menambah pengetahuan. Selain itu, Pak Aji usai mengikuti kegiatan pembelajaran yang diampu Bu Tari menyatakan bahwa baru tahu cara belajar bahasa Inggris dan dan belajar dengan cara bernyanyi. Dia berharap akan ada lagi simulasi pembelajaran seperti itu.

Kegiatan simulasi pagi itu ditutup dengan pembiasaan hafalan Al Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa.

Usai melaksanakan simulasi, mereka membuat refleksi pengalaman yang telah mereka dapatkan. Mereka merefleksi kebutuhan putra-putrinya dalam proses pembelajaran, tugas/kerja guru di kelas, dan kebutuhan sekolah dalam menunjang proses pembelajaran. Terakhir, mereka membuat rencana tindaklanjut peran mereka dalam peningkatan prestasi akademik putra-putrinya.(Sapto Suhardiyo) 


http://www.wartaandalas.com/berita-berperan-jadi-siswa-dekatkan-150-orangtua-siswa-dengan-kondisi-riil-sekolah.html

Posting oleh Desi Eri K 4 tahun yang lalu - Dibaca 9923 kali

 
Tag : #MBS #PSM #peransekolah #orangtuasiswa #HSM

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 15/06/2020 09:57:35
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti KBM Tatap Muka

Jakarta -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan dimulainya tahun ajaran baru bukan...

Senin, 08/06/2020 08:41:20
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19

JawaPos.com – Pemerintah terus menggulirkan kehidupan new normal di tengah wabah Covid-19 yang belum hilang....

7 Pilar MBS
MBS portal
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen peserta didik berbasis sekolah adalah pengaturan peserta didik yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan peserta didik di sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah   A n s a r Universitas Negeri Gorontalo   Abstrac: School Based Management (SBM) is a gift of freedom (autonomy) to the school to take care of everything related to the operation of the school in order to achieve goals...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas Awal
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas...
5 tahun yang lalu - dibaca 63861 kali
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
7 tahun yang lalu - dibaca 42250 kali
Panduan Advokasi dan Lokakarya Penyusunan Rencana Kegiatan, Anggaran, Supervisi dan Monitoring Program MBS
Panduan Advokasi dan Lokakarya...
7 tahun yang lalu - dibaca 22172 kali
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah dan Masyarakat
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah...
7 tahun yang lalu - dibaca 19138 kali
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
5 tahun yang lalu - dibaca 41673 kali
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
5 tahun yang lalu - dibaca 41850 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
7 tahun yang lalu - dibaca 36525 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
7 tahun yang lalu - dibaca 46141 kali
Info MBS
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas Biaya Pendidikan  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas...
1 tahun yang lalu - dibaca 5284 kali
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492 Triliun, Terbesar untuk Agama
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492...
2 tahun yang lalu - dibaca 8002 kali
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi Remaja Hebat
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi...
2 tahun yang lalu - dibaca 6465 kali
"Bersiaplah... Pendaftaran SNMPTN...
2 tahun yang lalu - dibaca 8552 kali
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah Dunia Pendidikan di Indonesia
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah...
2 tahun yang lalu - dibaca 8166 kali
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan Vokasi Butuh Suntikan Beasiswa!
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan...
2 tahun yang lalu - dibaca 6399 kali
Berdayakan SMK, Mendikbud Siapkan...
2 tahun yang lalu - dibaca 9107 kali
Generasi Milenial Jangan Takut Bereksperimen
Generasi Milenial Jangan Takut...
2 tahun yang lalu - dibaca 8773 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.5 Mb - Loading : 6.46421 seconds