Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Mengelola Budaya Baca Tanggung Jawab Semua Pihak

Selasa, 02/08/2016 10:24:28

Mengelola Budaya Baca Tanggung Jawab Semua Pihak

Mengelola Budaya Baca Tanggung Jawab Semua Pihak dalam Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk Pelatih Tingkat Provinsi  di Jawa Timur

Malang, 24-27 Agustus 2015 – Upaya membiasakan membaca buku bagi anak-anak di sekolah bukan saja tanggung jawab guru atau kepala sekolah. Upaya tersebut harus dilakukan oleh semua pihak, baik di sekolah, di rumah, dan di masyarakat. Kepala sekolah, guru, orangtua, teman, dan masyarakat sekitar bergerak bersama untuk menciptakan pembiasaan membaca sehingga hal tersebut menjadi kebiasaan setiap hari. Kepala sekolah mengelola sumber daya yang ada sehingga kegiatan-kegiatan membaca bisa terlaksana di sekolah. Guru melalui kegiatan pembelajaran dapat mengelola siswa untuk membiasakan diri membaca setiap hari meski hanya 10 menit. Orangtua di rumah menemani dan mendukung gerakan membaca di rumah. Sedangkan masyarakat di lingkungan sekitar dapat mendukung dengan perpustakaan local atau mengadakan kegiatan-kegiatan gemar membaca.

USAID PRIORITAS Jawa Timur sejak 24-27 Agustus melatih 65 fasilitator daerah dari 13 kabupaten/kota dalam Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk Pelatih Tingkat Provinsi di Jawa Timur. Bertempat di Savana Hotel Malang, pelatihan dengan menggunakan Modul III dimana terdapat materi di dalamnya tentang “Pengelolaan Budaya Baca”. Ke-13 kabupaten / kota tersebut meliputi Kab Sidoarjo, Kab Bangkalan, Kab Pasuruan, Kab Bojonegoro, Kab Tuban, Kab Nganjuk, Kab Sampang, Kota Mojokerto, Kab Mojokerto, Kab Pamekasan, Kab Blitar, Kab Situbondo, dan Kab Pamekasan.

Menurut Dyah Haryati Puspitasari selaku Whole School Development USAID PRIORITAS Jawa Timur, pengelolaan budaya baca menjadi tantangan untuk sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung gerakan membaca.

“Ada 4 hal yang ditekankan dalam pelatihan MBS untuk Modul III ini,” jelasnya. Yakni:

  1. Mengetahui sejauh mana program budaya baca telah berjalan di sekolah masing-masing
  2. Mendapatkan cara-cara / kegiatan baru untuk meningkatkan budaya baca di sekolah, rumah / masyarakat
  3. Mempunyai rencana pengembangan budaya baca yang baru di sekolah
  4. Berbagi tindakan nyata antara kepala sekolah, guru, dan komite sekolah dalam mengelola program budaya baca di sekolah / masyarakat.

Sebelumnya, para peserta pelatihan telah mendapatkan pelatihan Modul II dimana terdapat materi tentang Menciptakan Program Membaca di sekolah.

Di dalam Modul III ini, menurut Dyah, adalah bagaimana keberlanjutan budaya baca terus dilakukan agar menjadi program tetap dan abadi yang dimiliki oleh sekolah.

Dalam pelatihan ini, dibahas pula kiat  melakukan supervise informal dan supervisi klinis di kelas, termasuk di dalamnya tentang mekanisme penilaian kinerja guru (PKG).

sumber : (http://www.repelita.com/mengelola-budaya-baca-tanggung-jawab-semua-pihak/)

Posting oleh Desi Eri K 4 tahun yang lalu - Dibaca 11767 kali

 
Tag : #BudayaBaca #MBS #Peranguru #

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Minggu, 17/05/2020 19:13:24
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL, EFIKASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA

Abstract: Work readiness is a condition of students when after graduating they have the competencies needed to...

Selasa, 28/04/2020 21:07:07
ANALISIS SISTEM KEPELATIHAN DI IKIP BUDI UTOMO MALANG DITINJAU DARI CRITICAL EVENT MODEL LEONARD NADLER

 Abstract: This research aims to describe the training design held at IKIP Budi Utomo Malang in terms of CEM Leonard...

7 Pilar MBS
MBS portal
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen pendidik dan tenaga kependidikan berbasis sekolah adalah pengaturan pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan yang terkait dengan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah,...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
PENINGKATAN PARTISIPASI ORANG TUA SISWA DALAM PENDIDIKAN MENUJU GENERASI EMAS INDONESIA
R. Bambang Soemarsono. Pendidikan merupakan suatu proses transformasi pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan dan aspek-aspek perilaku lainnya dari generasi ke generasi berikutnya. Bafadal (2013) menyatakan, bahwa” tugas pendidikan adalah mengupayakan agar anak bisa mengenal potensi...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
7 tahun yang lalu - dibaca 27101 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
7 tahun yang lalu - dibaca 27168 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
7 tahun yang lalu - dibaca 31104 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
7 tahun yang lalu - dibaca 43392 kali
Info MBS
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter Disiapkan dalam Sepekan
Permen tentang Penguatan Pendidikan...
3 tahun yang lalu - dibaca 9973 kali
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM...
3 tahun yang lalu - dibaca 10332 kali
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan...
3 tahun yang lalu - dibaca 6637 kali
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan Bangsa
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara...
3 tahun yang lalu - dibaca 7733 kali
Cerita Pelajar SMA Saat Ajari Anak SD...
3 tahun yang lalu - dibaca 9209 kali
Mendikbud: Tanamkan Kejujuran sejak SD
Mendikbud: Tanamkan Kejujuran sejak SD
3 tahun yang lalu - dibaca 11049 kali
Dua Siswa Indonesia Raih Medali di Rusia
Dua Siswa Indonesia Raih Medali di Rusia
3 tahun yang lalu - dibaca 10267 kali
Menristek Dikti Minta Perguruan Tinggi Punya Tata Kelola yang Baik
Menristek Dikti Minta Perguruan Tinggi...
3 tahun yang lalu - dibaca 9214 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.44 Mb - Loading : 3.96171 seconds