Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Pelaksanaan Laboraturium Berbasis Sekolah

Kamis, 11/06/2015 11:20:23

43photo-lab-training.jpg

Kekuatan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dapat mengelola berbagai perangkat substansi dalam manajemen sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah. Seperti manajemen layanan khusus mengenai pelaksanaan atau pengelolaan laboraturium sekolah secara mandiri, dan krreatif sehingga memberikan kemajuan terhadap profesionalisme pendidikan, dan non kependidikan sehingga terciptanya teem work sehingga mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab tugas masing-masing. Pelaksanaan (actuating) adalah “kegiatan mendorong semangat kerja bawahan, mengarahkan aktivitas bawahan menjadi aktivitas yang kompak, sehingga semua aktivitas bawahan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya” (Whimpey:2010)

Dalam kegitan pembelajaran siswa diarahkan untuk memenuhi tujuan pembelajaran,  kompetensi dasar, dan indikatornya pada Rencena Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Mata pelajaran saat ini yang berkaitan saat ini adalah mata pelajaran Ilmu Alam (sains), dan komputer. Namun seiring dengan perkembangan kurikulum dan memberikan pembelajaran lebih bermakna maka metode yang direncanakan oleh guru sering melakukan praktek seperti pembelajaran inquiri sehingga siswa lebih mengetahui proses dan hasil apa yang mereka dapat. Metode pembelajaran dengan cara praktek juga mendorong siswa untuk lebih kritis dalam melakukan percobaan, dan penelitiannya.

Laboratoriumadalah sarana penunjang proses belajar mengajar baik tertutup maupun terbuka yang dipergunakan untuk melaksanakan praktikum, penyelidikan, percobaan, pengembangan, dan bahkan pembakuan. Perlunya layananan manajemen mengenai laboraturium disebabkan tuntutan kurikulum yang terus menjadikan siswa terus melakukan inovasi secara kreatifikir kritif dan berfikir kritis.  Laboraturium dikenal dengan sebuah ruangan yang berisikan peralatan, dan perabotan praktek yang berkaitan dengan pembelajaran.  Namun saat ini laboraturium disesuaikan berdasarkan kebutuhan pembelajaran yang difasilitasi oleh siswa seperti taman, ruang musik, sanggar tari, ruang gym atau yang lainnya sesuai dengan kondisi belajar. Sehingga dalam mengaturnya sekolah harus terlebih dahulu menganalisis apa yang sedang, dan akan dibutuhkan sekolah.

Laboraturium Ilmu alam (sains), laboraturium komputer, laboraturium bahasa merupakan ruang praktek siswa yang telah dimiliki oleh sekolah yang menerapkan stadar manajemen. Pengelolaan laboraturium sekolah merupakan bagian pelaksana manajemen layanan khusus laboraturium sekolah. Pengelolaan tersebut mencakup Memelihara kelancaran penggunaan laboratorium, Menyediakan Alat-alat/Bahan-bahan yang diperlukan di Laboratorium, Pendokumentasian/Pengarsipan, dan Peningkatan Laboratorium..

Petugas yang mengelola  laboraturium adalah Bedasarkan Permendiknas No. 26 tahun 2008 menerangkan, bahwa kepala Laboratorium/bengkel Sekolah/Madrasah adalah guru yang berkualifikasi Pendidikan minimal sarjana (S1) dan telah berpengalaman minimal 3 tahun sebagai pengelola praktikum serta memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.Tugas pokok Kepala laboratorium/bengkel sekolah adalah melaksanakan tugas yang bersifat  manajerial dan administratif pada satuan pendidikan yang meliputi penyusunan program kerja laboratorium/bengkel, pelaksanaan program,  pembinaan terhadap teknisi dan laboran, penilaian kinerja  teknisi dan laboran, evaluasi hasil pelaksanaan program laboratorium/bengkel. Dalam melaksanakan tugas pokoknya, kepala laboratorium/bengkel sekolah berfungsi sebagai manager yang mengelola laboratorium/bengkel pendidikan secara profesional.

Berbagai kebutuhan sekolah yang diadaptasikan pada kondisi sekolah.  Mengembangkan dan memberikan makna dalam pembelajaran agar siswa lebih memahami secara mendalam adalah dasar dibentuknya laboraturium sebagai ruang belajar siswa yang kedua setelah ruang kelas.  Selain itu pembelajaran praktek dapat membentuk  jiwa kritis, dan analitis dalam menemukan dan mengembangkan  penemukan. Maka, peran  penting suatu laboratorium, sebagai sarana belajar mengeksplorasi pengetahuan yang didapatkan melalui kegiatan eksperimen. Laboratorium merupakan sumber belajar yang efektif untuk mencapai kompetensi yang diharapkan bagi siswa. Oleh karena itu untuk mengoptimalkan fungsi laboratorium perlu dikelola secara baik. Dalam menerapkan dan mengembangkan pembelajaran terlebih pada matapelajaran yang mutlak membutuhkan praktek.Maka,  diperlukan pengetahuan tentang pemahaman materi yang disandarkan pada tujuan pembelajaran sehingga peranan pengelolaan laboratorium dan asesmen kegiatan belajar berbasis laboratorium sekolah.

Masih banyak lagi sebenarnya pelaksanaan laboraturium di sekolah yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran pada khususnya dan visi dan misi sekolah secara umum. penerapan MBS saat ini, telah memberikan ruang yang luas untuk sekolah untuk senantiasa memberikan kontribusi sebagai langkah memajukan sekolah. Penerapan MBS akan berhasil jika persatuan komitmen dan kesolitan peran pendidik dan tenaga non kependidikan ikut berinteraksi dalam memajukan prioritas manajemen berbasis sekolah ini. 

 
OLEH AISYAH N. AMINI

Sumber :

Ula, Shoimatul S. 2013. Buku Pintar Manajemen Pendidikan Efektif. Jogjarkta: Berlian

Blogger Guru  Indonesia  


Posting oleh Aisyah Amini 3 tahun yang lalu - Dibaca 10111 kali

 
Tag : #MBS # laboraturium sekolah # manajemen berbasis sekolah

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Jum'at, 05/10/2018 10:56:18
PENGARUH PEMBENTUKAN TIM DAN KEPEMIMPINAN SPIRITUAL TERHADAP MOTIVASI DIRI MAHASISWA

  Sultoni Sultoni Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembentukan tim dan...

Kamis, 20/09/2018 11:25:35
PENGARUH PEMBENTUKAN TIM DAN KEPEMIMPINAN SPIRITUAL TERHADAP MOTIVASI DIRI MAHASISWA

  Sultoni Sultoni Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembentukan tim dan...

7 Pilar MBS
MBS portal
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen peserta didik berbasis sekolah adalah pengaturan peserta didik yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan peserta didik di sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah   A n s a r Universitas Negeri Gorontalo   Abstrac: School Based Management (SBM) is a gift of freedom (autonomy) to the school to take care of everything related to the operation of the school in order to achieve goals...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas Awal
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas...
3 tahun yang lalu - dibaca 50449 kali
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
5 tahun yang lalu - dibaca 31625 kali
Panduan Advokasi dan Lokakarya Penyusunan Rencana Kegiatan, Anggaran, Supervisi dan Monitoring Program MBS
Panduan Advokasi dan Lokakarya...
5 tahun yang lalu - dibaca 16308 kali
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah dan Masyarakat
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah...
5 tahun yang lalu - dibaca 13525 kali
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
3 tahun yang lalu - dibaca 30510 kali
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
3 tahun yang lalu - dibaca 32292 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
5 tahun yang lalu - dibaca 28429 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
5 tahun yang lalu - dibaca 36946 kali
Info MBS
Guru SD Diajak Aktf Menulis Karya Ilmiah
Guru SD Diajak Aktf Menulis Karya Ilmiah
12 bulan yang lalu - dibaca 2118 kali
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak
Budaya Literasi dan Karater Mulai Nampak
1 tahun yang lalu - dibaca 2346 kali
Jembatani Kompetensi Siswa dengan Kebutuhan Pelaku Dunia Usaha
Jembatani Kompetensi Siswa dengan...
1 tahun yang lalu - dibaca 2298 kali
Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran di Daerah Tertinggal
Pendidikan Informal untuk Penguatan...
1 tahun yang lalu - dibaca 2518 kali
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak Perbatasan
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak...
1 tahun yang lalu - dibaca 2652 kali
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik...
1 tahun yang lalu - dibaca 2739 kali
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter Disiapkan dalam Sepekan
Permen tentang Penguatan Pendidikan...
1 tahun yang lalu - dibaca 3643 kali
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM...
1 tahun yang lalu - dibaca 3747 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2018 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.53 Mb - Loading : 7.14854 seconds